Korsel Ketar-ketir Jelang HUT Tentara Korut, Kerahkan Pasukan ke Perbatasan - Kompas.com

Korsel Ketar-ketir Jelang HUT Tentara Korut, Kerahkan Pasukan ke Perbatasan

Kompas.com - 21/04/2017, 13:40 WIB
EPA/BBC Korut unjuk kekuatan melawan kemungkinan adanya agresi negara lain, terutama yang disangka Amerika Serikat.

SEOUL, KOMPAS.com – Korea Selatan, Jumat (21/4/2017), ketar-ketir menghadapi tetangganya, Korea Utara, yang sering berulah dan unjuk kekuatan.

Seoul mengatakan, negara dalam “keadaan siaga tinggi” menjelang peringatan penting Korut yakni  hari jadi Tentara Rakyat Korea (KPA) yang jatuh pada Selasa (25/4/2017).

Menurut Reuters, Pyongyang pada peringatan hari kelahiran KPA itu mungkin akan melakukan uji coba rudal balitik dan nuklirnya.

Korsel sedang bersiaga tinggi dalam menghadapi kemugkinan itu dengan mengonsentrasikan pasukannya secara besar-besaran di sisi perbatasan dengan Korut.

Sementara pejabat AS mengatakan, telah ada peningkatan aktivitas yang lebih dari biasanya oleh armada pengebom China.

Hal itu menandakan kemungkinan kesiapan yang semakin tinggi oleh Beijing, sekutu utama Korut yang tertutup, meskipun pejabat AS tersebut meremekan kemungkinan itu dan mengabaikannya.

Pejabat AS dan Korsel telah mengatakan bahwa Korut boleh jadi akan melakukan uji coba nuklir keenam yang melanggar sanksi-sanksi PPB, sesuatu yang juga pernah diperingatkan AS dan China.

Korut akan memperingati HUT ke-85 pembentukan Tentara Rakyat Korea pada Selasa (25/4/2017), sebuah perayaan penting yang terjadi di akhir dari latihan militer musim dingin skala besar.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara Kementerian Unifikasi Korsel, Lee Duk-haeng.

Korsel dan AS juga telah melakukan latihan militer bersama, yang selalu dikritik Pyongyang dengan mengatakan bahwa latihan itu sebagai persiapan menjelang invasi ke Korut.

"Ini adalah sebuah situasi di mana ada begitu banyak terjadi latihan militer. Mereka berkumpul di Korut dan juga banyak aset strategis terletak di Semenanjung Korea karena latihan militer Korsel dan AS,” kata Lee dalam sebuah pertemuan singkat.

"Kami mengamati situasi dengan seksama dan tidak akan mengecewakan penjaga kami," kata Lee.

Sementara latihan militer bersama AS- Korsel sedang bersiap untuk diakhir pada ujung April ini.

EditorPascal S Bin Saju
Komentar

Terkini Lainnya