Taiwan Kini Resmi Larang Warganya Santap Daging Anjing dan Kucing - Kompas.com

Taiwan Kini Resmi Larang Warganya Santap Daging Anjing dan Kucing

Kompas.com - 12/04/2017, 14:21 WIB
Shutterstock Anjing dan kucing.

TAIPEI, KOMPAS.comTaiwan kini melarang warganya mengonsumsi daging anjing dan kucing. Demikian disampaikan seorang anggota parlemen, Rabu (12/4/2017).

Parlemen baru saja mengesahkan undang-undang baru yang mengkriminalkan mereka yang mengonsumsi daging kedua hewan itu.

Berdasarkan undang-undang tersebut mengatur sanksi denda sebesar 250.000 dolar Taiwan atau sekitar Rp 108 juta bagi siapa saja yang membeli atau menyimpan daging anjing dan kucing.

Undang-undang itu juga mengancam pelaku penyiksaan atau pembunuhan hewan dengan hukuman maksimal dua tahun penjara dan denda sebesar 2 juta dolar Taiwan Rp 868 juta.

"Hal ini menunjukkan bahwa Taiwan adalah negara yang memerhatikan kesejahteraan hewan," kata Wang Yu-min anggota parlemen yang mengusulkan undang-undang ini.

Sebelumnya, mengonsumsi daging anjing merupakan hal biasa di Taiwan meski saat ini sudah jarang warga negeri itu yang menyantap daging hewan sahabat manusia tersebut.

Meski demikian masih terus bermunculan laporan secara sporadis sejumlah rumah makan yang menyajikan daging anjing.

Seringnya media memberitakan kabar penyiksaan hewan memicu keprihatinan publik dan menuntut pemerintah menerbitkan undang-undang yang lebih kuat.

Tahun lalu, militer Taiwan dipaksa meminta maaf secara publik setelah video yang menampilkan tiga orang tentara menyiksa dan membunuh seekor anjing jalanan dengan menggunakan kawat berduri, tersebar.



EditorErvan Hardoko
SumberAFP
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X