Buruh Mogok, Peluncuran Roket Ariane 5 Terpaksa Ditunda - Kompas.com

Buruh Mogok, Peluncuran Roket Ariane 5 Terpaksa Ditunda

Kompas.com - 21/03/2017, 09:22 WIB
AFP PHOTO Ariane 5

CAYENNE, KOMPAS.com - Peluncuran roket Perancis, Ariane 5 yang bertugas menempatkan dua satelit komunikasi untuk Brasil dan Korea Selatan, tertunda akibat aksi pemogokan buruh, Senin waktu setempat. 

Pemindahan roket menuju tempat peluncuran terpaksa ditundak karena aksi buruh yang memasang barikade dan papan kayu di sekitar Kourou Space Center, Guiana, wilayah Perancis di timur laut perairan Amerika Selatan. 

"Menyusul pemogokan ini, jadwal transfer roket ke wilayah peluncuran tidak dapat dilakukan," demikian pernyataan Arianespace yang dikutip AFP, Selasa WIB (21/3/2017).

"Arianespace telah memutuskan untuk melakukan penundaan hingga 24 jam ke depan."

Roket VA236 disiapkan untuk menempatkan dua satelit komunikasi ke orbitnya. 

Salah satu satlein, SGDC, akan menjadi piranti komunikasi strategis Pemerintah Brasil dan kekuatan militer negara.

Selain itu, satelit tersebut juga akan membuka layanan pita lebar ke seluruh wilayah di Brasil. Jika hal itu terwujud, maka akses internet akan menjangkau hingga pedalaman negara tersebut.

Sementara, satu satelit lainnya adalah KOREASAT-7. Satelit tersebut adalah milik KTsat, yang akan melayani jasa video dan data di seluruh Korsel, termasuk Filipina, Asia tenggara dan juga Indonesia. 

Peluncuran ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa atau Rabu WIB besok.

Kini, akibat pemogokan tersebut, peluncuran akan dilakukan pada Kamis WIB, antara pukul 17.31 hingga 20.20 waktu setempat.

Aksi pemogokan digagas oleh kelompok buruh yang merupakan karyawan perusahaan energi publik EDF Guyane dan staf di RS Kourou.

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM