20 Tewas Tertimpa Pohon di Kolam Renang Air Terjun - Kompas.com

20 Tewas Tertimpa Pohon di Kolam Renang Air Terjun

Kompas.com - 20/03/2017, 19:52 WIB
Rex/BBC News Sebuah pohon besar tumbang menimpa sekelompok besar pelajar yang sedang berenang di air terjun di Ghana, Minggu (19/3/2017), sehingga 20 siswa tewas.

ACCRA, KOMPAS.com – Dua puluh pelajar  tewas tertimpa pohon yang tumbang dan rebah di sebuah kolam renang air terjun  Kintampo, Ghana, demikian The Times, Senin (20/3/2017).

Sedangkan kantor berita Reuters melaporkan, sedikitnya 18 orang tewas dalam musibah yang terjadi pada hari Minggu (19/3/2017) itu.

Saat pohon tumbang dan jatuh ke kolam renang, sekelompok besar pelajar sedang berenang untuk menikmati sejuknya kolam air terjun, salah satu destinasi wisata air di Ghana.

Air terjun, yang terletak dekat kota Kintampo, sedang diramaikan oleh wisata akhir pekan. Banyak dari mereka adalah anak-anak sekolah menengah atas yang sedang berpiknik.

Dua puluh siswa lainnya dirawat di rumah sakit, kata seorang komandan polisi setempat, Desmond Owusu Boampong.

"Pohon besar itu tumbang dan menimpa mereka. Itu sungguh sebuah adegan yang mengerikan. Orang-orang sekitarnya menjerit dan berteriak minta tolong setelah kami tiba," kata petugas pemadam kebakaran, Kwaku Boateng kepada Reuters.

Billy Anaglate, petugas pemadam kebakaran, mengatakan kepada The Times, 18 orang tewas di tempat kejadian dan dua lagi meninggal setelah tiba di rumah sakit.

Petugas sempat kesulitan mengevakuasi para korban.  Beberapa anggota terlatih dari kalangan warga bergabung dalam upaya putus untuk membantu,” kata Boateng.

The Times Kondisi kolam air terjun di Ghana sebelum pohon tumbang pada Minggu (19/3/2017). Akibat pohon tumbang, 20 pelajar tewas dan 20 lainnya dirawat.
“Kami langsung bertindak segera dengan banyak pria menyelam ke dasar kolam. Kami menggunakan gergaji dan alat lainnya untuk memotong pohon itu demi menyelamatkan para korban, "katanya.

Gambar yang dipasang media lokal menunjukkan, cabang besar kayu raksasa itu terbaring di tengah kolam yang berada tepat di dasar air terjun, yang turun deras dari bebatuan terjal.

Foto lainnya menunjukkan kondisi korban tewas, beberapa di antaranya mengenakan pakaian renang, ditempatkan berjejer di tanah dan ada yang telah diangkat ke dalam mobil pikap.

Musibah itu terjadi tidak lama setelah hujan deras disertai badai di daerah yang terletak di sabuk tengah Ghana, yang disebut daerah Brong Ahafo.

Menteri Pariwisata Ghana, Catherine Afeku, mengunjungi lokasi kejadi dan bertemu dengan para keluarga korban. Ia mengatakan, petugas akan menyelidiki insiden itu.

Presiden Nana Akufo-Addo menyampaikan belasungkawa melalui akun Twitter resminya. 

EditorPascal S Bin Saju
Komentar