Negara Kecil Ini Miliki 110 Menteri, Bergaji Rp 53,2 Juta per Bulan - Kompas.com

Negara Kecil Ini Miliki 110 Menteri, Bergaji Rp 53,2 Juta per Bulan

Kompas.com - 20/03/2017, 16:14 WIB
AFP/Pius Utomi Ekpei Presiden Ghana, Nana Akufo-Addo

ACRRA, KOMPAS.com - Berpenduduk sekitar 27 juta, negara kecil di Afrika ini - jika dibandingkan dengan Indonesia - baru saja menambah 50 wakil menteri dan empat menteri negara sehingga secara keseluruhnya menjadi 110 menteri dan wakil.

Indonesia berpenduduk sekitar 260 juta memiliki hanya 37 menteri dan wakil. Negara kecil tersebut adalah Ghana di Afrika barat.

Presiden Nana Akufo-Addo pun telah mendapat kritik tajam dari sebagian besar masyarakat Ghana yang dipelopori oleh kubu oposisi, seperti dilaporkan The Independent.

Nana Akufo-Addo, yang berjanji akan memangkas pengeluaran berlebihan di tubuh pemerintah,  telah menyerang balik lawan-lawannya dengan mengatakan bahwa anggota kabinet tersebut adalah "investasi yang diperlukan" bagi negara kecil di lepas pantai barat Afrika itu.

Ia juga mengatakan, kabinetnya harus bekerja keras untuk membangun bangsa dan “takkan ada hari libur” bagi para menteri tersebut.

Sebelum pengangkatan 50 wakil menteri dan empat mengeri negara yang baru, sudah ada 56 jabatan menteri dan menteri negara.

Jumlah keseluruhan dalam komposisi kabinet yang baru itu merupakan sebuah rekor tertinggi sejak negara berpenduduk 27 juta itu mengadopsi konstitusi demokrasi pada 1992.

"Saya sadar, banyak orang prihatin tentang apa yang mereka lihat saat ini, karena mungkin akan menguras biaya pemerintah yang besa," Akufo-Addo dalam sebuah wawancara di televisi nasional.

"Ini adalah investasi yang diperlukan untuk membuat transformasi yang cepat bagi negara ini " katanya dengan menambahkan, para menteri "diangkat untuk bekerja, tidak akan ada hari libur”.

Akufo-Addo terpilih pada Desember 2016 dengan sebuah manifesto besar yakni ingin memperbaiki sejumlah masalah ekonomi dan memerangi korupsi yang menggerogoti negara itu.

Namun, partai oposisi kurang yakin tentang dampak dan manfaat sebuah pemerintahan dengan kabinet “segemuk gajah”.

"Kami sedang berhadapan dengan pemerintah ‘segemuk gajah’ dan Akufo-Addo telah membuktikan bahwa dia lebih sebagai seorang politikus daripada seorang presiden," kata Haruna Iddrisu, pemimpin kubu oposisi Kongres Demokrat Nasional (NDC) di Parlemen.

Dalam komposisi pemerintah yang baru, kementerian pertanian saat ini diisi oleh seorang menteri, seorang menteri negara, dan tiga wakil menteri.

Empat kementerian lainnya juga memiliki masing-masing seorang menteri dan tiga wakil menteri.

Sumber di kalangan parlemen mengatakan, para pejabat tinggi itu menerima gaji sekitar 4.000 dollar AS atau sekitar Rp 53,2 juta per bulan.

Selain itu, setiap menteri atau wakil menteri memiliki dua mobil dinas, satu rumah dinas, pengawal pribadi, dan semua biaya ditanggung negara, termasuk gratis bahan bakar minyak.

Ghana adalah salah satu negera dengan ekonomi paling dinamis di Afrika tetapi pertumbuhannya melambat tajam sejak tahun 2014 menyusul krisis fiskal.

Juru bicara pemerintah Nana Akomea mengatakan, kritik kepada pemerintah akan berhenti dengan sendirinya jika pemerintah mampu memberikan bukti berupa perbaikan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

EditorPascal S Bin Saju
Komentar

Close Ads X