Buka Suara di New York, Gembong Kartel Narkoba Mengaku Suap Adik Presiden - Kompas.com

Buka Suara di New York, Gembong Kartel Narkoba Mengaku Suap Adik Presiden

Kompas.com - 17/03/2017, 07:11 WIB
www.laprensa.hn Devis Leonel Rivera Maridiaga dan saudara kandungnya Javier Eriberto Rivera Maridiaga

NEW YORK, KOMPAS.com - Devis Leonel Rivera Maridiaga, mantan kepala kartel narkoba di Honduras yang kini menjalani masa hukuman di penjara Amerika Serikat, Kamis waktu setempat, mengungkap pengakuan mengejutkan.

Dalam kesaksian di muka sidang yang berlangsung di New York, Rivera mengaku telah menyuap adik dari Presiden Honduras saat ini, Juan Orlando Hernandez.

Pengakuan Rivera ini pun semakin menguatkan tuduhan tentang adanya kolusi antara kelompok politisi Honduras dan bos kejahatan narkoba.

Pekan lalu, Rivera bersama saudara kandungnya, yang keduanya adalah pimpinan di kartel Cachiros, telah menyuap Presiden pendahulu Hernandez, Porfirio Lobo.

Lobo selanjutnya dijatuhi hukuman berdasarkan keputusan pengadilan, karena terbukti melakukan konspirasi untuk mengirim kokain ke wilayah AS.

Pada Kamis ini, Rivera pun mengaku telah menyuap saudara kandung Presiden Hernandez, Antonio Hernandez.

Antonio adalah anggota parlemen. Dengan "memegang" Antonio, kartel itu bisa melakukan praktik terselubung dalam hal pencucian uang dengan kontrak-kontrak konstruksi.

Penyuapan terjadi antara tahun 2013, hingga Rivera menyerah kepara otoritas AS pada tahun 2015.

Seperti diberitakan AFP, Rivera mengaku memiliki rekaman pembicaraannya dengan Antonio Hernandez.

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Depresi, Muhrodin Panjat Pohon Kelapa dari Pagi hingga Malam

Depresi, Muhrodin Panjat Pohon Kelapa dari Pagi hingga Malam

Regional
Overdosis Obat Kuat, Suparno Tewas usai Bercinta dengan PSK

Overdosis Obat Kuat, Suparno Tewas usai Bercinta dengan PSK

Regional
Beda Sikap dengan Pemerintah di Perppu Ormas, PAN Siap Dievaluasi dari Koalisi

Beda Sikap dengan Pemerintah di Perppu Ormas, PAN Siap Dievaluasi dari Koalisi

Nasional
Balas Dendam, ISIS Bunuh 116 Warga Sipil A-Qaryatain di Suriah

Balas Dendam, ISIS Bunuh 116 Warga Sipil A-Qaryatain di Suriah

Internasional
Jokowi Teken PP 43/2017, Anak Korban Tindak Pidana Bisa Ajukan Ganti Rugi

Jokowi Teken PP 43/2017, Anak Korban Tindak Pidana Bisa Ajukan Ganti Rugi

Nasional
Mengapa Anggaran Pilkada 2018 Berpotensi Tembus Rp 20 Triliun?

Mengapa Anggaran Pilkada 2018 Berpotensi Tembus Rp 20 Triliun?

Nasional
Seorang Wanita Selundupkan Ponsel dalam Pembalut untuk Suaminya di Tahanan

Seorang Wanita Selundupkan Ponsel dalam Pembalut untuk Suaminya di Tahanan

Megapolitan
Penjaga Toko Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Penjaga Toko Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Regional
Karangan Bunga untuk Kahiyang Mulai Dipesan, dari Rp 1 Juta hingga Rp 2 Juta

Karangan Bunga untuk Kahiyang Mulai Dipesan, dari Rp 1 Juta hingga Rp 2 Juta

Regional
Pyongyang Kirim Surat Terbuka 'Tak Biasa' ke Barat

Pyongyang Kirim Surat Terbuka "Tak Biasa" ke Barat

Internasional
Pilkada Jatim, Kiai Kampung Minta Khofifah Lepaskan Jabatan Mensos

Pilkada Jatim, Kiai Kampung Minta Khofifah Lepaskan Jabatan Mensos

Regional
Gelar Aksi Solo Dukung Rohingya, Seorang Aktivis Banglades Dibekuk

Gelar Aksi Solo Dukung Rohingya, Seorang Aktivis Banglades Dibekuk

Internasional
BMKG: Puting Beliung di Kepulauan Seribu Fenomena Alam Biasa

BMKG: Puting Beliung di Kepulauan Seribu Fenomena Alam Biasa

Megapolitan
Bawaslu: Laporan Partai Idaman tentang Pelanggaran Administrasi Belum Lengkap

Bawaslu: Laporan Partai Idaman tentang Pelanggaran Administrasi Belum Lengkap

Nasional
Sudirman Terus Tertunduk Saat Orangtua Italia Jelaskan Kronologi Penembakan Putrinya

Sudirman Terus Tertunduk Saat Orangtua Italia Jelaskan Kronologi Penembakan Putrinya

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM