Kedua Orangtua Meninggal karena Kanker, Anak Dapat Sumbangan Rp 4 Miliar - Kompas.com

Kedua Orangtua Meninggal karena Kanker, Anak Dapat Sumbangan Rp 4 Miliar

Kompas.com - 15/03/2017, 06:04 WIB
Arsip Keluarga Bennet Julie dan Mike Bennet bergandengan tangan di rumah sakit sebelum maut memisahkan mereka.

KOMPAS.com - Dana sebanyak lebih dari 275.000 pounsterling, atau sekitar Rp 4,4 miliar digalang untuk tiga anak dari pasangan suami istri yang meninggal dunia akibat kanker dalam jarak beberapa hari.

Mike Bennet (57) dan istrinya, Julie (50), menjadi berita setelah potret mereka yang sedang bergandengan tangan di ranjang rumah sakit tersebar di media sosial.

Tak lama setelah foto itu diabadikan, pada 6 Februari Mike meninggal dunia akibat tumor otak yang dia idap sejak 2013 lalu.

Selang enam hari kemudian, pada Minggu (12/2/2017), Julie yang juga menderita kanker menyusul suaminya.

Guna membantu kehidupan ketiga anak Mike dan Julie, yakni Oliver (13), Hannah (18), dan Luke (21), kerabat dan teman-teman pasutri tersebut menggalang dana.

Kepada surat kabar the Times, ketiga anak itu mengatakan dana yang dikumpulkan memberikan mereka keamanan finansial.

Tak hanya itu, berkat dana tersebut, Luke -yang merupakan anak sulung mendiang Mike dan Julie, mendapatkan hak asuh adik bungsunya, Oliver.

Kepada stasiun televisi ITV, Luke dan adik perempuannya semula tidak memikirkan masalah keuangan ketika kedua orangtua mereka meninggal dunia.

Namun, situasinya menjadi pelik ketika hak asuh Oliver amat tergantung dengan dana yang mereka miliki.

"Tentu saja, ini menjadi rumit, memastikan kami bisa tetap mengasuhnya (Oliver). Pertanyaannya kemudian apakah dia akan diasuh oleh orang lain atau apakah kami bisa berkumpul bersama."

"Dalam konteks kondisi keuangan dan hal teknis, kami tidak terpikir sama sekali sampai penggalangan dana dimulai," tutur Luke.

Namun, setelah dana sumbangan yang berhasil digalang cukup untuk menopang mereka, Luke dan Hannah bisa tetap mengasuh Oliver bersama dengan teman mendiang orangtua mereka, Suzie.

Luke mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang menyumbangkan uang, sehingga hidupnya dan adik-adiknya bisa terjamin.

"Terima kasih kepada semua orang yang telah memberi dalam segala bentuk. Terima kasih banyak," ujar dia.

Sisihkan untuk amal

Dari dana sumbangan yang masuk, Luke dan adiknya berharap bisa menyisihkan sebagian untuk amal.

"Akan baik jika kami bisa memberikan sebagian untuk tujuan amal, meski kami belum tahu berapa yang akan disumbangkan."

"Kami berharap bisa meneruskan lagi kemurahhatian yang kami terima, mungkin untuk riset kanker," kata Luke.

Hannah, adik perempuan Luke, menimpali, "ada orang lain yang lebih membutuhkan daripada kami."

Sebelumnya, Heaton Gallagher, selaku salah seorang sahabat keluarga itu mengatakan Oliver, Hannah, dan Luke disokong sejumlah paman dan bibi sepeninggal ayah dan ibu mereka.

Uang sumbangan yang telah dikumpulkan akan digunakan untuk keperluan pendidikan di universitas.

Semasa hidupnya, Mike Bennet adalah seorang pembuat lemari.

Pada 2013 dia didiagnosa menderita tumor otak sehingga dirawat di rumah oleh istrinya yang adalah guru sekolah dasar.

Namun, pada Mei 2016, Julie pun harus dirawat setelah didiagnosa mengidap kanker.

Kanker itu pertama berada di liver, menjalar ke ginjal, kemudian menyebar ke organ-organ lain.

Mike dan Julie pun dibawa ke rumah sakit dan tidur berdampingan sampai maut memisahkan.

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X