Pesawat MH370 Mungkin Tidak Berada di Area Pencarian - Kompas.com

Pesawat MH370 Mungkin Tidak Berada di Area Pencarian

Kompas.com - 20/12/2016, 17:49 WIB
New York Magazine Rute flight simulator (merah) yang ditemukan di hard disk milik kapten MH370, dibandingkan dengan rute MH370 (kuning) berdasar data ping satelit Inmarsat.

CANBERRA, KOMPAS.com — Pesawat MH370 milik Malaysia Airlines yang hilang dan dicari selama lebih dari dua tahun ini kemungkinan tidak berada di area pencarian sekarang, tetapi lebih jauh di utara.

Analisis baru mengungkapkan hal itu pada Selasa (20/12/2016). Namun, otoritas terkait mengatakan, mereka takkan memperluas wilayah pencarian, demikian Agence France-Presse melaporkan.

MH370 yang membawa 239 orang sedang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Beijing, China, saat menghilang pada 8 Maret 2014.

Tidak ada indikasi kuat yang menunjukkan posisi persis keberadaan pesawat. Namun, lebih dari 20 serpihan telah ditemukan. Sebagian besar ditemukan di pesisir barat Samudra Hindia.

Semua serpihan itu telah diidentifikasi "mungkin atau pasti" sebagai bagian pesawat Malaysia Airlines yang hilang itu.

Operasi pencarian yang melibatkan kapal permukaan, selam, dan alat deteksi, serta pesawat terbang, telah dikerahkan menyisir wilayah perairan seluas 120.000 km persegi di Samudra Hindia.

Boeing dan Inmarsat, para ahli lokal Australia dan internasional, telah bertemu di Canberra untuk memeriksa bukti yang ditemukan bulan lalu.

Mereka menyimpulkan, MH370 tidak terlihat di wilayah yang selama ini mereka cari, seperti dilaporkan oleh Biro Keselamatan Transportasi   Australian (ATSB) dalam sebuah pernyataan.

"Ada tingkat keyakinan yang besar bahwa area bawah laut yang sebelumnya teridentifikasi, tidak terdapat pesawat yang hilang itu," kata ATSB dalam pernyataannya.

Menteri Transportasi Australia Darren Chester mengatakan, meski begitu, pencarian tak akan diperpanjang karena laporan tidak memberi "lokasi spesifik" pesawat tersebut.

Pemerintah Australia, Malaysia, dan China, yang membiayai pencarian, juga sudah sepakat. "Kami akan menghentikan pencarian sampai tersedia bukti yang lauak dipercaya."

Analis pakar yang teranyar menyebutkan, area baru sekitar 25.000 kilometer persegi di utara area pencarian selama ini merupakan area yang memiliki probabilitas tinggi tentang keberadaan pesawat.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorPascal S Bin Saju
Komentar

Close Ads X