Bikin Grafiti Hina Trump, Wanita Tunawisma Divonis 6 Bulan Penjara - Kompas.com

Bikin Grafiti Hina Trump, Wanita Tunawisma Divonis 6 Bulan Penjara

Kompas.com - 02/12/2016, 08:00 WIB
VIA KLTA Palaku aksi grafiti yang divonis enam bulan penjara di California, Victoria Bay.

LOS ANGELES, KOMPAS.com  - Seorang perempuan tunawisma di California, Amerika Serikat, dijatuhi hukuman enam bulan penjara, Kamis waktu setempat.

Seperti diberitakan AFP, perempuan itu terbukti merusak sejumlah gedung pemerintah di pusat kota Los Angeles.

Dia membuat grafiti yang menentang Presiden terpilih AS Donald Trump. 

Grafiti, yang juga dieja dengan graffity atau graffiti, adalah coretan-coretan pada dinding.

Dengan alat yang biasanya cat semprot kaleng, grafiti biasanya membentuk komposisi warna, garis, bentuk, dan volume untuk menuliskan kata, simbol, atau kalimat tertentu.

Perempuan berumur 37 bernama Victoria Bay ini ditahan sejak 22 November lalu.

Penahanan wanita berumur 37 tahun ini terjadi dua hari setelah dia membuat sejumlah grafiti dengan cat semprot di dinding Hall of Justice, Hall of Records, dan Pusat Peradilan Pidana, serta bangunan bisnis lain. 

Seluruh grafiti yang dibuatnya bertema penghinaan terhadap Donald Trump. 

Bay ditangkap aparat kepolisian yang berpatroli di kawasan itu, setelah memeriksa kamara rekaman CCTV. Polisi pun dengan mudah mengenali pelaku dari rambut berwarna birunya. 

Otoritas setempat menyebutkan, aksi Bay ini telah menyebabkan kerugian sebesar lebih dari 10.000 dollar AS atau Rp 135 juta. 

Bay dinyatakan bersalah untuk aksi vandalisme dan dijatuhi hukuman penjara selama 180 hari di sel dan tiga tahun masa percobaan.

Dia pun diperintahkan untuk membayar restitusi dalam besaran yang belum ditentukan. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X