Pria Ini Tewas Setelah "Selfie" dengan Seekor Singa Laut - Kompas.com

Pria Ini Tewas Setelah "Selfie" dengan Seekor Singa Laut

Kompas.com - 23/05/2016, 17:20 WIB
Shanghaiist Seorang pria berfoto dengan seekor singa laut penghuni kebun binatang di Liaoning, China.

BEIJING, KOMPAS.com — Seorang pria pengunjung sebuah kebun binatang di provinsi Liaoning, China, tewas setelah diserang seekor singa laut yang diajaknya selfie.

Peristiwa itu diawali ketika seorang pria bernama Jia itu mengunjungi kebun binatang Yeshanko di kota Weihai, provinsi Liaoning.

Saat berkeliling di kebun binatang itu, Jia mengambil foto, membuat selfie, dan merekam video berbagai hewan di tempat itu.

Jia kemudian mengunggah berbagai foto dan video itu lewat aplikasi WeChat agar teman-temannya bisa ikut menikmati aksinya.

Kemudian, saat tiba di kandang singa laut, Jia kembali mengambil video hewan laut seberat satu ton itu.

"Lihat singa laut ini, begitu kuat dan begitu besar," kata Jia dalam video yang diunggahnya ke WeChat itu.

Tak lama setelah video itu terkirim, ternyata singa laut itu kemudian menggigit punggung Jia dengan menggunakan taringnya yang besar.

Hewan itu kemudian menyeret Jia ke kolam tempatnya berada hingga pria itu tewas tenggelam.

Seorang penjaga kebun binatang bernama Duan yang melihat peristiwa itu langsung masuk ke kolam, tetapi dia tak bisa menyelamatkan Jia.

Duan yang digambarkan rekan-rekannya sebagai seorang perenang hebat bahkan akhirnya juga tewas tenggelam bersama sang pengunjung.

Padahal, Duan, menurut pihak kebun binatang, sudah mengurus singa laut itu selama 10 tahun sejak hewan itu masih bayi.

Para pengurus kebun binatang kepada media setempat mengatakan, awalnya mereka menduga hewan itu hanya ingin bermain dan tak menyangka perilakunya menjadi berbahaya.

Video peristiwa ini menyebar cepat di dunia maya dan menimbulkan pertanyaan soal keamanan pengunjung kebun binatang itu.

Salah satu daya tarik tempat tersebut adalah ruas jalan di tepi kolam tempat singa laut itu yang langsung berhadapan dengan laut lepas.

Namun, jalanan itu memiliki lebar kurang dari satu meter tanpa pelindung sama sekali. Karena itu, terbuka peluang pengunjung terpeleset atau diserang singa laut.

EditorErvan Hardoko
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM