Partai Seks Kembali ke Kancah Politik Australia - Kompas.com

Partai Seks Kembali ke Kancah Politik Australia

Kompas.com - 26/07/2015, 02:57 WIB
AAP/ABC Australia Pemimpin Partai Seks Australia, Fiona Patten, mengatakan, seorang kandidat akan berkompetisi di Pemilu Australia selanjutnya di seluruh negara bagian dan wilayah.

CANBERRA, KOMPAS.com — Partai Seks Australia kembali masuk ke dalam kancah politik Negeri Kanguru, dua bulan setelah pendaftaran partai ini dibatalkan.

Pada awal Mei lalu, sejumlah anggota partai ini melakukan protes ketika Komisi Pemilihan Umum Australia (AEC) menetapkan bahwa pendaftaran Partai Seks harus dibatalkan karena tak memenuhi persyaratan keanggotaan.

Pada saat itu, AEC menyatakan bahwa keputusan itu dibuat karena partai tersebut gagal "menunjukkan secara sah bahwa mereka memiliki 500 anggota untuk lolos pendaftaran".

Sejumlah anggota Partai Seks Australia lantas mengunggah foto diri mereka ke media sosial dengan pose tengah memegang bukti status partai—beberapa bahkan berpakaian minim dalam foto tersebut—demi membuktikan bahwa partai ini memiliki cukup pendukung untuk membuktikan keberadaan mereka.

Pemimpin partai, dan anggota Parlemen Victoria terpilih, Fiona Patten, mengatakan, keputusan AEC memancing respons amarah. "Ada kemarahan di antara banyak anggota kami," sebutnya.

Partai ini berpendapat, pembatalan registrasi itu sebagian terjadi karena pemeriksaan keanggotaan yang dilakukan AEC sering mengandalkan sambungan telepon rumah, padahal banyak anggota Partai Seks tak memiliki saluran telepon tetap.

Namun, pembatalan registrasi yang sempat terjadi ini tampaknya justru membuat partai populer. "Yang menarik adalah jumlah orang yang bergabung ke partai selama proses ini," ujar Fiona.

"Bahkan, orang-orang yang bukan anggota, tetapi mungkin merupakan pemilih potensial bagi partai kami, juga marah terhadap proses itu dan terhadap peluang bahwa kami tidak akan diizinkan untuk mengikuti pemilu berikutnya. Jadi, mereka kemudian bergabung," sambung Fiona.

Fiona mengatakan, sejumlah orang bahkan telah menyumbang untuk partai. Tanpa status pendaftaran yang sah, partai ini tak akan memenuhi syarat untuk mengikuti pemilihan umum nasional berikutnya.

Fiona mengutarakan, terdapat sekitar 6.000 anggota partai di seluruh Australia, dan seorang kandidat akan mengikuti pemilihan berikutnya di semua negara bagian dan wilayah.


 

EditorErvan Hardoko
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM