Amfetamin Bernilai Rp 151 Miliar Diselundupkan dalam Ikan Tuna Beku - Kompas.com

Amfetamin Bernilai Rp 151 Miliar Diselundupkan dalam Ikan Tuna Beku

Kompas.com - 23/07/2015, 18:28 WIB
AP Photo/Eugene Hoshiko Seorang pembeli tengah memeriksa ikan tuna beku di sebuah pasar di Jepang.
TAIPEI, KOMPAS.com - Kepolisian Taiwan, Kamis (23/7/2015), berhasil menggagalkan penyelundupan amfetamin bernilai 11,3 juta atau sekitar Rp 151 miliar yang ditemukan dalam ikan tuna beku di pelabuhan Kaohsiung.

Sebanyak dua kontainer berisi ikan tuna beku rencananya akan dibawa ke pelabuhan Shimizu, Jepang. Setelah digeledah aparat setempat, ditemukan 138 kilogram amfetamin.

Barang haram itu dimasukkan ke dalam beberapa kantung plastik dan dimasukkan ke dalam perut ikan tuna yang akan dikirim ke Jepang.

"Seorang petugas bea cukai melihat bayangan di dalam perut salah satu ikan tuna saat melakukan pemindaian," demikian pernyataan Kementerian Kehakiman Taiwan.

Sejauh ini, lanjut pernyataan tersebut, tiga orang sudah ditahan terkait rencana penyelundupan amfetamin itu.

Para penyidik sebelumnya telah menerima informasi intelijen bahwa sebuah perusahaan lemari es di wilayah selatan negeri itu terlibat dalam penyelundupan ini.

Ketiga orang tersangka yang ditahan polisi adalah para karyawan pabrik lemari es tersebut. Aparat Taiwan masih menyelidiki asal muasal amfetamin itu dan masih mencari tersangka lainnya.

Pernyataan pemerintah Taiwan mengatakan amfetamin itu sudah tak bisa dibedakan dengan es setelah dibekukan. Bahkan, awalnya pemindaian sinar X gagal mendeteksi keberadaan benda-benda terlarnag itu.

EditorErvan Hardoko
SumberAFP
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM