Populasi Terlampau Banyak, 700 Koala Dibunuh di Australia - Kompas.com

Populasi Terlampau Banyak, 700 Koala Dibunuh di Australia

Kompas.com - 04/03/2015, 17:21 WIB
ARYA DARU PANGAYUNAN Koala di Caversham Wildlife Park, Perth, Australia.

CANBERRA, KOMPAS.com — Sekitar 700 koala di Cape Otway, di sebelah barat negara bagian Victoria, Australia, dibunuh karena jumlahnya terlalu banyak. Demikian penjelasan Menteri Lingkungan Victoria, Rabu (4/3/2015).

Pemusnahan terstruktur ini dilakukan pemerintah pimpinan Partai Liberal yang sebelumnya memerintah pada tahun 2013 dan 2014 di wilayah Great Ocean Road. Koala-koala itu ditangkap dan dibius sebelum kemudian disuntik mati oleh para petugas.

"Ini adalah masalah kompleks dan menantang. Semua cara untuk mengatasi masalah ini harus dilakukan secara manusiawi dan efektif," kata Menteri Lingkungan Victoria Lisa Neville.

Lisa Neville mengatakan, dia masih terus meminta pendapat dari para ahli, dan nantinya program penanganan khusus koala akan diterapkan.

"Masalahnya jelas, populasi koala terlalu banyak, dan kita melihat banyak koala yang menderita sakit di Cape Otway karena kelaparan," katanya.

"Saya ingin memastikan bahwa kami melakukan hal terbaik dalam situasi ketika populasi koala terlalu banyak," tambah dia.

Neville menjanjikan bahwa dia akan lebih "transparan" pada masa mendatang mengenai hal-hal yang akan dilakukan terhadap para koala ini.

"Dari pengalaman sebelumnya, memindahkan koala ini tidak bisa dilakukan. Soalnya, memindahkan hanya membuat mereka lebih menderita lagi," ujar Neville.

Meskipun sudah ratusan koala yang dibunuh, masalah populasi koala yang berlebihan ini terus terjadi.

"Jumlah koala terus meningkat, dan itulah sebabnya kita perlu memiliki strategi penanganan koala untuk melihat bagaimana mengurangi tingkat perkembangan populasi koala yang menanjak begitu cepat," kata Neville.

EditorErvan Hardoko
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM