Kamis, 31 Juli 2014

News / Internasional

China Kirim 7 Kapal ke Samudra Hindia, Cari Pesawat Malaysia Airlines

Jumat, 21 Maret 2014 | 14:00 WIB
BBC Lokasi ditemukannya obyek yang diduga puing pesawat Malaysia Airlines di selatan Samudra Hindia
BEIJING, KOMPAS.COM -  Setidaknya tujuh kapal China menuju ke Samudera Hindia selatan, Jumat (21/3/2014). Dugaan serpihan pesawat Malaysia Airlines yang hilang terlihat di samudra itu.

Kantor berita resmi China, Xinhua, mengatakan bahwa kapal-kapal penyelamat Haixun 01 dan 31 dan Nanhaijiu 101 serta 115 diberangkatkan ke daerah pencarian tersebut. Tiga kapal angkatan laut China lainnya sudah dalam perjalanan,  tambah laporan itu.

Xinhua juga mengatakan bahwa kapal pemecah es untuk penelitian di Antartika, yaitu Xuelong atau Naga Salju, akan menuju ke wilayah itu "sesegera mungkin". Xuelong berlabuh di pelabuhan Fremantle, Australia barat. Januari lalu, kapal itu ambil bagian dalam upaya penyelamatan personel kapal Rusia yang terdampar di Antartika.

Australia kemarin mengatakan bahwa satelit telah menangkap citra dua obyek di Samudera Hindia selatan. Yang terbesar diperkirakan mencapai panjang 24 meter.

Pengumuman itu menimbulkan harapan terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 itu, tetapi para pejabat memperingatkan bahwa apa yang tampak dalam citra satelit itu masih perlu dikonfirmasi.

Dari 239 orang di pesawat Boeing 777, yang hilang pada 8 Maret dalam penerbangan malam hari dari Kuala Lumpur ke Beijing, itu 153 orang di antaranya berasal dari China.

Editor : Egidius Patnistik
Sumber: AFP