Jumat, 18 April 2014

News / Internasional

Tolak Aturan Berpakaian, Mahasiswa Hongaria Kuliah Telanjang

Jumat, 4 Oktober 2013 | 10:48 WIB
STR / AFP Sejumlah mahasiswa dan mahasiswa fakultas seni Universitas Kaposvar, Hungaria nekat mengikuti kuliah sambil telanjang untuk memprotes aturan berpakaian yang diterapkan universitas. Aturan baru soal berpakaian itu dianggap terlalu ketat dan memaksa.

BUDAPEST, KOMPAS.com — Sekelompok mahasiswa di sebuah universitas di Hongaria memprotes aturan berpakaian di kampusnya dengan menggelar aksi telanjang saat kuliah berlangsung.

Aturan berbusana yang dikeluarkan Universitas Kaposvar menyebutkan, mahasiswa perempuan dilarang untuk menggunakan rok mini, sementara bagi mahasiswa pria diharuskan untuk mengenakan jas gelap.

Rektor Universitas Kaposvar, Ferenc Szavai, mengatakan, aturan itu diterapkan saat mahasiswa berada di kelas dan tengah menempuh ujian.

Aturan baru dari Universitas itu juga mengharuskan perempuan memakai rok panjang atau celana panjang dan blus atau jaket.

Mereka juga tidak boleh menggunakan pakaian dengan lingkar leher yang rendah, menggunakan riasan berlebihan, dan aksesori yang dinilai tidak pantas.

Pengelola kampus juga tidak membolehkan mahasiswa kuliah dengan memakai sandal jepit, rambut berantakan, serta kuku berwarna-warni.

Aturan ini membuat mahasiswa kampus itu keberatan dan menilai pengelola telah gagal dalam membuat aturan berpakaian.

Namun, aturan berpakaian itu ditolak sekelompok mahasiswa seni yang terdiri dari sepuluh orang mahasiswa. Untuk menyatakan protesnya, kesepuluh mahasiswa itu menghadiri kuliah dengan bertelanjang, Kamis (3/10/2013).

Kesepuluh mahasiswa itu bergabung dengan salah satu pengajar yang juga mendukung aksi tersebut. Laporan mengatakan, sebelum melakukan aksi telanjang dadanya, para mahasiswa sempat berfoto bersama dengan menggunakan pakaian lengkap.

Sejauh ini belum diperoleh reaksi pengelola kampus menanggapi aksi telanjang sejumlah mahasiswanya itu.


Editor : Ervan Hardoko
Sumber: BBC Indonesia