Kartun Pesumo di Perancis Picu Protes Jepang - Kompas.com

Kartun Pesumo di Perancis Picu Protes Jepang

Pieter P Gero
Kompas.com - 13/09/2013, 03:47 WIB
KAZUHIRO NOGI / AFP Seorang warga Jepang tengah membaca harian lokal yang memuat kartun di media Perancis, Kamis (12/9/2013). Kartun itu mempersoalkan pemilihan Jepang sebagai tuan rumah Olimpiade 2020 dengan menampilkan kartun satire berlatar PLTN Fukushima yang mengalami kebocoran radioaktif setelah dihajar gempa dan tsunami pada 2011.
TOKYO, KOMPAS.com — Jepang memprotes kartun yang dimuat sebuah media cetak Perancis. Kali ini untuk kartun yang menggambarkan dua pesumo Jepang bertarung di depan pusat pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima yang hancur. Serangkaian kartun muncul di Perancis, menyusul penetapan Tokyo, ibu kota Jepang, sebagai tuan rumah Olimpiade 2020.

Dikutip dari AP, Kamis (12/9/2013), Menteri Kabinet Yoshihide Suga mengatakan, Tokyo berniat mengajukan keberatan resmi kepada mingguan Le Canard Enchaine melalui Kedubes Jepang. Menurut Suga, kartun ini menghina dampak bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Jepang pada Maret 2011 dan keliru menampilkan kondisi PLTN itu.

Kartun tersebut dimuat pada Rabu (11/9/2013). Digambarkan, dua pesumo yang masing-masing mempunyai tangan dan kaki ekstra panjang, sementara badan mereka kurus kering, bertarung di depan PLN Dai-ichi di Fukushima. Di bawah kartun sumo ini, digambarkan pula kartun lain yang memperlihatkan dua pekerja di depan sebuah kolam air mengenakan pakaian anti-radiasi nuklir.

Dalam kartun itu, kedua pekerja memegang alat penghitung radiasi Geiger. Mereka lalu berkata, fasilitas olahraga air sudah selesai dibangun di Fukushima.

PLTN Fukushima mengalami kebocoran yang tak kunjung tuntas, setelah gempa dahsyat diikuti tsunami menghajar Jepang pada Maret 2011. Kalangan internasional dibuat marah ketika pengelola PLTN mengalirkan air pendingin reaktor yang masih mengandung radioaktif ke lautan karena pertimbangan teknis.

Namun, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memberi jaminan kepada Komite Olimpiade Internasional (IOC) bahwa kebocoran radioaktif tersebut masih "dalam kontrol". Jepang terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade 2020 dalam pemungutan suara pada Sabtu (7/9/2013), mengalahkan Istanbul dan Madrid yang juga menginginkan posisi itu.

PenulisPieter P Gero
EditorPalupi Annisa Auliani
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM