Rabu, 26 November 2014

News / Internasional

Terorisme

Di Sinai, Tentara Mesir Gelar Operasi "Badai Gurun"

Sabtu, 27 Juli 2013 | 20:35 WIB
MARWAN NAAMANI / AFP Para pendukung presiden terguling Muhammad Mursi menguasai jembatan 6 Oktober di Kairo pada Senin (15/7/2013) malam yang memicu bentrokan dengan polisi. Dari bentrokan sepanjang malam itu, sebanyak tujuh orang tewas dan 261 orang lainnya terluka.
KOMPAS.com - Meski tengah menghadapi kisruh lantaran dilengserkannya Presiden Mohamad Morsi, Mesir tak tinggal diam dalam memberantas terorisme. Setidaknya, sebagaimana warta laman resmi pemerintah, Ahram, pada Sabtu (27/7/2013), tentara Mesir menggelar operasi bertajuk Badai Gurun. Operasi militer itu dihelat di Semenanjung Sinai.


Catatan pemerintah menunjukkan terorisme dan kekerasan merebak di Sinai. "Dengan operasi itu, kami memerangi terorisme dan kekerasan,"kata pernyataan di laman itu.

Pihak militer Mesir mengatakan kalau bentrok gara-gara unjuk rasa pro versus kontra Morsi di kawasan Timur Kairo menewaskan sedikitnya 38 pengunjuk rasa. Namun, pada Sabtu pagi, rilis di laman resmi Ikhwanul Muslimin  menunjukkan kalau jumlah korban tewas mencapai angka 120 orang.

Laman itu juga mewartakan kalau 4.500 pendemo lainnya mengalami luka-luka. "Korban luka kebanyakan lantaran tembakan senjata saat bentrok dengan aparat keamanan di  Naser Street, Kairo," demikian laman tersebut.

Penulis: Josephus Primus
Editor : Josephus Primus