Rabu, 27 Agustus 2014

News / Internasional

William dan Kate Belum Tahu Jenis Kelamin Bayi Mereka

Kamis, 20 Juni 2013 | 11:37 WIB
PAUL ROGERS/POOL/AFP Pangeran William dan istrinya, Kate Middleton, serta Pangeran Harry dari Kerajaan Inggris telah meresmikan kompleks studio film tempat pembuatan film-film Harry Potter di Leavesden, Hertfordshire, Inggris, Jumat (26/42013) waktu setempat.

LONDON, KOMPAS.COM - Pangeran William dan istrinya Kate atau Duke dan Duchess of Cambridge memutuskan untuk tidak mencari tahu dan meminta agar tidak diberitahu tentang jenis kelamin bayi mereka yang diperkirakan akan lahir Juli. Keduanya ingin jenis kelamin bayi mereka menjadi kejutan. Demikian diungkapkan juru bicara istana kerajaan Inggris seperti dilaporkan harian Sydney Morning Herald (SMH), Kamis (20/6).

Rumah tangga kerajaan, kata SHM, sedang membuat sentuhan akhir atas rencana mereka bagi kelahiran bayi itu, yang akan berada pada urutan nomor tiga dalam garis takhta kerajaan Inggris, tak soal apakah bayi itu laki-laki atau perempuan.

Jika tidak ada keadaan darurat di saat-saat terakhir, bayi itu akan lahir di ruang pribadi Lindo Wing di Rumah Sakit St Mary di Paddington, London Barat, pada pertengahan Juli. William berencana akan berada di sisi istrinya di ruang bersalin itu. William dan adiknya Harry lahir di Lindo Wing, seperti juga anggota keluarga kerajaan lainnya.

Saat perhatian media internasional berfokus pada kelahiran tersebut, Istana St James memohon media untuk menahan diri. Seorang juru bicara mengatakan, skandal belum lama ini di mana penyiar radio Australia membuat panggilan palsu ke Rumah Sakit King Edward VII saat Kate dirawat di sana karena morning sickness "masih kuat dalam ingatan" pihak istana.

Sebagian besar proses kelahiran itu akan terselubung kerahasiaan. Hal pertama yang masyarakat akan dengar tentang itu adalah pengumuman resmi tak lama setelah Kate masuk di rumah sakit. Dia akan ditangani para dokter dari rumah tangga kerajaan, dibantu para staf St Mary. Tim akan dipimpin ahli bedah dan ginekolog Marcus Setchell, yang menjabat selama hampir dua dekade sebagai ahli bedah/ginekolog Ratu dan telah membantu kelahiran beberapa bangsawan serta anak Tony Blair dan Cherie Booth yang keempat, Leo.

Walau para staf kerajaan telah merencanakan kelahiran itu di Lindo Wing St Mary, mereka juga punya rencana darurat seandainya Kate melahrikan saat jauh dari London dalam beberapa minggu ke depan.

Menurut laporan SMH, segera setelah kelahiran, tim medis akan menandatangani sebuah pemberitahuan resmi yang akan dibawa dengan mobil ke Istana Buckingham. Pemberitahuan itu juga akan mengungkapkan jenis kelamin bayi tersebut. Pada saat yang sama anggota keluarga kerajaan dan keluarga Middleton akan diberitahu tentang kelahiran itu. Istana juga akan menginformasikan hal itu kepada pemerintah Inggris.

Pemberitahuan resmi itu kemudian akan ditempatkan, berdasarkan tradisi yang dipakai, pada sebuah papan pengumuman dari kayu sederhana di halaman depan Istana Buckingham. Pemasangan pengumuman di papan itu menandai bahwa kelahiran tersebut 'resmi' diumumkan dan pada saat itu istana juga akan merilis berita itu melalui Twitter dan media elektronik lainnya.

Papan pengumuman yang sama digunakan untuk mengumumkan kelahiran William, meskipun untuk beberapa kelahiran keluarga kerajaan lainnya pengumumannya diikat di pagar istana.

Nama bayi William dan Kate itu belum diungkapkan, dan mungkin tidak akan diumumkan sampai beberapa hari setelah kelahiran. Secara resmi bayi itu akan bergelar  "His (atau Her) royal highness, pangeran (atau putri) Cambridge". Nama keluarga Windsor mungkin tidak muncul pada akta kelahiran resmi.

Masyarakat pertama kali akan melihat bayi itu mungkin ketika orang tuanya meninggalkan rumah sakit setelah melahirkan, yaitu pada waktu yang telah disepakati oleh pasangan itu dan dokter mereka.

William akan mendapat cuti kelahiran anak yang menjadi hak seorang ayah, yaitu selama dua minggu, dari pekerjaannya di unit pencarian dan penyalamatan RAF. Dia akan kembali bertugas di North Wales setelah itu. Kate juga akan mendapat jatah cuti melahirkan dari tugas-tugas kerajaan.

Pasangan tersebut berencana untuk membawa bayi yang baru lahir itu ke sebuah lokasi yang lebih pribadi ketimbang di istana di pusat London selama beberapa minggu pertama mereka sebagai orang tua. Pihak istana belum mengungkapkan di mana lokasi itu, meskipun beberapa pihak berspekulasi bahwa tempat itu adalah  Balmoral Castle di Skotlandia.

Beberapa minggu setelah itu, bayi tersebut akan dibaptis tetapi belum diketahui di mana dan kapan pembatisan akan dilakukan.

Keluarga baru itu kemudian akan pindah ke sebuah apartemen di Istana Kensington, yang saat ini sedang direnovasi dan akan siap pada sekitar September.

Penulis: Egidius Patnistik
Editor : Egidius Patnistik
Sumber: smh.com.au