Sabtu, 20 September 2014

News / Internasional

Giliran Ribuan Tentara Inggris di-PHK

Selasa, 18 Juni 2013 | 15:29 WIB

Sekitar 5.000 personel militer Inggris akan menerima surat pemberitahuan pemutusan hubungan dinas dari Kantor Kementerian Pertahanan. Kebijakan ini adalah bagian dari rencana mengurangi anggota militer hingga tahun 2017.

Menurut rencana yang ditelurkan dari hasil kajian tahun 2010 itu, Pemerintah Inggris akan memotong jumlah tentara dari 102.000 menjadi 82.000 orang.

Sementara itu, jumlah tentara cadangan akan dinaikkan dari 15.000 orang pada tahun 2010, menjadi 30.000 orang pada tahun 2018.

Tentara yang sedang berdinas di Afganistan tidak akan diberhentikan kecuali bila mengajukan permintaan berhenti sukarela. Menurut Pemerintah Inggris, angkatan bersenjata "harus bertahan sesuai dengan kemampuannya".

Kementerian Pertahanan (MoD) Inggris saat ini masih merundingkan berapa besarnya pesangon yang akan diberikan kepada mereka yang akan diberhentikan.

Wartawan bidang pertahanan BBC, Caroline Wyatt, mengatakan, PHK terakhir ini merupakan dampak dari pemotongan sekitar 8 persen anggaran Dephan Inggris yang diumumkan tahun 2010.

Militer Inggris akhirnya memberhentikan personel dari tingkatan dan pangkat berbeda, meski sukarelawan yang ingin berhenti akan dikenai PHK lebih dulu.

Berita tentang PHK ini juga telah mengakibatkan keprihatinan mendalam bagi para tentara Inggris dan keluarganya, tulis Wyatt.

Sementara itu, militer Inggris masih membutuhkan 10.000 tentara baru ditambah 6.000 tentara cadangan lagi tahun ini.

Rekrutmen baru diperlukan "untuk menjaga struktur militer" agar tetap seimbang, yang mana tentara maupun perwira dipandang perlu memulai karier militernya dari bawah.


Editor : Egidius Patnistik
Sumber: