Senin, 21 April 2014

News / Internasional

Pabrik Dinamit di China Meledak, 13 Tewas

Selasa, 21 Mei 2013 | 16:23 WIB

Baca juga

BEIJING, KOMPAS.com — Sebuah pabrik pembuat bahan peledak di China terbakar dan meledak mengakibatkan 13 orang tewas dan 20 orang lainnya hilang. Demikian laporan kantor berita Xinhua, Selasa (21/5/2013).

Ledakan yang menimpa Poly Explosives (Jinan), perusahaan milik Pemerintah China di Provinsi Shandong itu, juga mengakibatkan 19 orang luka-luka.

Sejak ledakan terjadi pada Senin (20/5/2013), tim penyelamat masih terus mencari korban hilang, bersamaan dengan upaya pembersihan lokasi ledakan.

"Polisi menggunakan indentifikasi DNA untuk memastikan jumlah korban," kata Direktur Keamanan Publik Wilayah Jinan, Liu Xinyun, seperti dikutip Xinhua.

Perusahaan ini adalah produsen bahan peledak swasta, dan usia pabrik ini masih terbilang baru. Perusahaan ini menghasilkan 30.000 ton dinamit setiap tahunnya.

Standar keselamatan perusahaan di China dikenal tidak terlalu bagus, dan kecelakaan kerja kerap terjadi meski pemerintah terus memperbarui berbagai aturan terkait keselamatan kerja.

Pada 1 April 2013, sebuah ledakan di tambang batu bara di Provinsi Jilin menewaskan 7 orang dan 11 orang hilang. Insiden ini terjadi hanya tiga hari dari ledakan di tambang yang sama yang menewaskan 29 pekerja.

 


Editor : Ervan Hardoko
Sumber: