Indonesia Incaran Pasar Bebas ASEAN - Kompas.com

Indonesia Incaran Pasar Bebas ASEAN

Kompas.com - 17/04/2013, 21:20 WIB

KOMPAS.com - Dengan populasi sekitar 40 persen dari seluruh penduduk kawasan Asia Tenggara, Indonesia adalah incaran empuk pasar bebas ASEAN. Sejatinya, menyambut realisasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) pada akhir 2015 nanti, Indonesia sudah bersiap diri. "Ada banyak peluang dan tantangan di AEC,"begitu kata Bendahara Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Bayu Priawan Djokosoetono pada Rabu (17/4/2013) di Jakarta.

Dalam kesempatan itu, imbuh Bayu, Hipmi mengumumkan menyelenggarakan acara Indonesia Young Leader Forum II 2013 selama dua hari mulai besok, Kamis (18/4/2013). Hadir dalam kesempatan tersebut para pengurus BPP Hipmi seperti Priamanaya Djan dan Cecep Dharmadi. Dalam perhelatan itu Bayu juga menjabat sebagai ketua komite organisasi.

Komunitas ekonomi memang bukan hal yang baru bagi ASEAN. Pasalnya, sebelum AEC terwujud, sepuluh negara anggita ASEAN sudah merealisasikan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-China (ACFTA) per 1 Januari 2010.

Catatan Hipmi menunjukkan kalau sumber daya manusia (SDM) usia produktif di Indonesia mencapai 140 juta orang. Angka ini setara dengan 45 persen dari total jumlah penduduk Indonesia yang kini sekitar 240 juta jiwa. Menariknya, jumlah penduduk usia produktif Indonesia justru melebihi seluruh penduduk Filipina. Saat ini, jumlah penduduk negara anggota ASEAN itu 100 juta orang. "Ini tantangan bagi Indonesia untuk mampu bersaing di AEC,"kata Bayu.

Sementara itu, dalam kacamata Indonesia, AEC sama artinya dengan membuka pasar baru. Soalnya, ada tambahan 60 persen penduduk ASEAN di luar Indonesia yang potensial. Sekarang, jumlah penduduk ASEAN lebih dari 600 juta jiwa. "Ini peluang bagi Indonesia,"kata Bayu.

Informasi terkumpul menunjukkan sampai dengan akhir 2010, produk domestik bruto (GDP) ASEAN tumbuh lebih dari 1,8 triliun dollar AS. Andai ASEAN merupakan entitas tunggal, pencapaian ini menempatkan ASEAN sebagai perekonomian terbesar kesembilan setelah Amerika Serikat (AS), China, Jepang, Jerman, Perancis, Brasil, Inggris, dan Italia.

 


EditorJosephus Primus
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Islam Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Islam Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X