Jumat, 24 Oktober 2014

News / Internasional

Afganistan Umumkan Kota Peradaban Islam

Sabtu, 13 April 2013 | 17:05 WIB

KOMPAS.com — Sebuah festival dihelat di Ghazni, sekitar 125 kilometer dari ibu kota Afganistan, Kabul, Sabtu (13/4/2013). Festival itu, tulis AP, merupakan bentuk deklarasi kalau Ghazni adalah kota peradaban dan kebudayaan Islam di "Negeri Para Mullah" itu. "Ini kebanggaan Afganistan memiliki kota peradaban dan kebudayaan Islam tahun ini," kata Menteri Kebudayaan dan Informasi Afganistan Syed Makhdoom Raheen.

Sebelumnya, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) memang sudah mengumumkan status Ghazni tersebut. Pengumuman itu resmi dinyatakan UNESCO saat konferensi di Libya pada 2007.

Ghazni yang bakal menjadi destinasi wisata itu bermodalkan bangunan-bangunan khas Islam, seperti menara, istana, dan benteng. Dinasti Sultan Mahmud yang berkuasa pada 975-1187 menjadi salah satu ikon khas Islam di Ghazni.

Sementara itu, festival itu mendapat respons kemeriahan dari 2.000 pengunjung, termasuk Wakil Presiden Afganistan Karim Khalili. Hadir pula dalam kesempatan itu para diplomat negara-negara sahabat. Menurut rencana, festival akbar itu akan berakhir pada Jumat (19/4/2013).


Penulis: Josephus Primus
Editor : Josephus Primus