Jumat, 29 Agustus 2014

News / Internasional

Hadiah Hari Valentine Bagi Pria Jepang Kesepian

Selasa, 12 Februari 2013 | 11:05 WIB

Terkait

TOKYO, KOMPAS.com - Sebagian orang pasti menunggu datangnya hari Valentine atau hari Kasih Sayang yang jatuh pada 14 Februari.

Para pasangan yang sedang dimabuk asmara pasti tengah mempersiapkan cara paling romantis untuk menunjukkan kasih sayang kepada pasangannya.

Namun, bagi orang-orang yang tak memiliki pasangan 14 Februari adalah hari paling menyiksa, karena mereka harus merasakan kesendirian di tengah-tengah gelombang romantisme.

Namun, di Jepang kini tersedia layanan asuransi untuk mereka yang tidak pernah menerima apapun di saat Hari Valentine.

Bagaimana asuransi hari Valentine ini bekerja? Sangat sederhana. Pertama kunjungi dahulu situs resmi Asuransi Hari Valentine. Lalu belilah polis asuransi dengan harga sekitar Rp 50.000 dan jangan lupa cantumkan alamat pengiriman hadiah Valentine.

Setelah semua proses ini dilalui, maka yang harus dilakukan selanjutnya adalah menunggu. Pengelola asuransi ini memastikan pembeli polis akan menerima bingkisan Valentine tepat pada 14 Februari.

Bingkisan itu berisi coklat dan sebuah pesan pribadi dari seorang perempuan cantik bernama Rieko.

Meski membeli kemudian mengirim bingkisan itu ke diri sendiri terkesan sebuah perilaku yang putus asa, namun sejumlah orang Jepang menilai ini jauh lebih baik dari pada menjadi satu-satunya pria di kantor atau sekolah yang tak mendapatkan bingkisan Valentine.

Di Jepang, sudah menjadi kebiasaan bahwa pria yang menerima bingkisan Valentine yang biasanya berisi coklat dari pasangan perempuannya.

Update: Layanan asuransi Valentine ini disediakan oleh situs valentine-hoken.com. Meski disebut sebagai asuransi, namun pada dasarnya hal tersebut hanyalah istilah main-main.


Editor : Ervan Hardoko
Sumber: