Sabtu, 1 November 2014

News / Internasional

KDRT

Rapor "Buruk", Ayah Todong Putrinya dengan AK-47

Senin, 28 Januari 2013 | 16:00 WIB

MINNEAPOLIS, KOMPAS.com - Mendorong anak agar mendapatkan nilai baik di sekolah pasti dilakukan semua orangtua. Namun, yang dilakukan Kirill Bartashevitch (51) sungguh keterlaluan. Bayangkan, dia menodong putrinya dengan  senapan serbu AK-47 hanya karena dalam rapor sang putri terdapat dua nilai B.

Kisah ini terjadi pada 15 Januari lalu di kota St Paul, Minnessota, AS. Bartashevitch dan putrinya berdebat soal nilai B yang didapat putrinya itu. Padahal, Bartashevitch berhadap rapor putrinya sepenuhnya diisi nilai A.

Perdebatan memanas saat Bartashevitch mengeluarkan kata-kata makian karena menganggap putrinya itu kurang berusaha. Putri Bartashevitch kemudian mengatakan dia membenci sang ayah. Perkataan inilah yang memicu Bartashevitch menodongkan senapannya.

Kasus ini terungkap setelah putri Bartashevitch mengirimkan pesan pendek kepada teman sekolahnya menceritakan soal insiden itu. Tak disangka, ibu sang kawan melihat pesan pendek itu kemudian melaporkan peristiwa itu kepada seorang pekerja sosial di sekolah.

Kepada petugas sosial itu, istri Bartashevitch mengakui perbuatan suaminya itu. Dia juga mengatakan telah berusaha melindungi putrinya dari kemarahan sang ayah. Namun, Bartashevitch mendorong istrinya hingga terjatuh ke lantai kemudian menodongkan senapan itu ke arah putri dan istrinya.

Kepada polisi Bartashevitch mengakui penodongan itu namun dia mengatakan sudah memeriksa senapan itu dan memastikan tak ada peluru di dalamnya.

Namun, pengakuannya tak cukup bagi polisi. Bartashevitch harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi menjeratnya dengan dua tuduhan kejahatan terorisme. Dalam waktu dekat laki-laki ini akan menjalani sidang.

 


Editor : Ervan Hardoko
Sumber: