Jumat, 24 Oktober 2014

News / Internasional

Timur Tengah

Iran Klaim Tangkap "Drone" AS

Selasa, 4 Desember 2012 | 15:49 WIB

TEHERAN, KOMPAS.com - Pasukan Pengawal Revolusi Iran, Selasa (4/12/2012), mengklaim berhasil menangkap sebuah pesawat tanpa awal alias drone berukuran kecil di atas perairan Teluk Persia setelah drone itu memasuki wilayah udara Iran.

"Drone milik AS itu melakukan patroli di Teluk Persia, melakukan pengintaian dan mengumpulkan data intelijen. Drone itu ditangkap begitu memasuki wilayah udara Iran," demikian pernyataan Angkatan Laut Pengawal Revolusi Iran seperti dikutip lembaga penyiaran pemerintah Iran, IRIB.

Pernyataan itu tidak memberi penjelasan kapan, di mana atau bagaimana cara drone itu ditangkap. Pernyataan itu hanya menjelaskan bahwa drone itu sudah melakukan pengintaian selama beberapa hari terakhir.

Angkatan Laut Iran, mengatakan drone itu adalah jenis ScanEagle buatan Boeing. Drone ini adalah jenis pengintai jarak pendek dengan rentang sayap tiga meter dan biasa diluncurkan dari kapal perang dan bisa terbang hingga jarak 100 km.

Satu tahun lalu, Iran juga mengklaim berhasil menangkap sebuah drone yang berukuran lebih besar dan lebih canggih, yaitu jenis RQ-170 Sentinel. Teheran saat itu menolak permintaan AS untuk mengembalikan drone tersebut dan akan menggunakan hasil tangkapan itu untuk membuat drone sendiri.

Pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan AS telah melanggar wilayah udara AS sebanyak delapan kali pada Oktober lalu. Pemerintah Iran mengancam akan melakukan reaksi serius jika pelanggaran semacam ini masih berulang.

Pada awal November lalu, sebuah pesawat jet tempur Iran menembak sebuah drone AS di atas Teluk Persia, namun gagal menjatuhkan drone itu. Demikian Departemen Pertahanan AS.

 


Editor : Ervan Hardoko
Sumber: