Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 14:38 WIB
Kekurangan Uang, Korut Jual Emas Diam-diam
Selasa, 25 September 2012 | 10:28 WIB
Dibaca:
|
Share:
Kekurangan Uang, Korut Jual Emas Diam-diam SHUTTERSTOCK Ilustrasi

SEOUL, KOMPAS.com — Korea Utara diam-diam menjual emas untuk menutupi kekurangan uang tunai setelah mengeluarkan biaya jutaan dollar AS untuk merayakan 100 tahun hari kelahiran pendiri negara itu, Kim Il Sung.

Harian Chosun Ilbo, mengutip satu sumber di China, mengatakan, negara komunis itu telah menguangkan lebih dari dua ton emas yang nilainya mencapai 100 juta dollar AS di China.

"Korea Utara tidak hanya mengekspor emas batangan, hasil dari tambang emas dan simpanan pemerintah, tetapi juga perhiasan emas yang dikumpulkan dari rakyat biasa," kata seorang pebisnis berdarah Korea kepada harian itu.

"Perusahaan perdagangan Korut di China menjual emas secara rahasia," ujar sumber itu. "Untuk kepentingan itu, warga Korut juga terdorong untuk menjual perhiasan emas kepada aparat pemerintah."

Langkah itu dilaporkan terjadi setelah Kim Jong Un mengambil alih kekuasaan dari ayahnya, Kim Jong Il, yang meninggal akibat serangan jantung pada Desember 2011.

Korut mengalami krisis keuangan setelah pertukaran ekonomi dengan Korsel dihentikan menyusul negara terisolasi itu dituduh menembakkan torpedo ke sebuah kapal perang Korsel yang mengakibatkan 46 orang tewas pada Maret 2010.

Negara itu diperkirakan telah menghabiskan jutaan dollar AS untuk merayakan 100 tahun hari kelahiran Kim Il Sung pada April lalu serta peluncuran roket antariksa untuk menutupi uji coba rudal jarak jauh.

Korut memproduksi dua ton emas per tahun dari tambang-tambang mereka yang sebagian besar berada di wilayah timur laut negara itu.

Sumber :
AFP
Editor :
Kistyarini