AFP PHOTO/LO
Petempur yang loyal pada Tentara Pembebasan Suriah (FSA) mempersiapkan senjata masing-masing di markas mereka di pinggiran Kota Idlib, wilayah barat laut Suriah, Senin (18/6/2012).
BEIRUT, KOMPAS.com - Pemberontak Suriah mengumumkan pemindahan pusat komando mereka dari Turki ke Suriah. Sebuah video di YouTube menunjukkan pemimpin Tentara Pembebasan Suriah (FSA), Jenderal Riad al-Asaad, membenarkan pemindahan itu.
"Pusat komando Tentara Pembebasan Suriah sudah dipindahkan ke wilayah yang telah dibebaskan di Suriah, menyusul pengaturan dengan batalion dan brigade untuk mengamankan daerah tersebut," kata Riad al-Asaad dalam video itu.
Tanpa menjelaskan tentang lokasi baru tersebut, Al-Asaad menyatakan, pihaknya akan berjuang "berdampingan" dengan semua "brigade dan faksi" hingga mencapai kemenangan.
FSA merupakan kelompok bersenjata yang paling menonjol dalam pemberontakan terhadap rezim Bashar al-Assad.
Pemindahan itu dilakukan pekan lalu dan "bertujuan untuk mempersatukan semua kelompok pemberontak", kata Brigjen Mustafa al-Sheik dari dewan militer FSA kepada kantor berita AP.