Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 01:49 WIB
Krisis Ekonomi
Para Perancang Busana Eropa Ketar-ketir
Penulis : Simon Saragih | Senin, 17 September 2012 | 11:24 WIB
Dibaca:
|
Share:
Para Perancang Busana Eropa Ketar-ketir Shutterstock Ilustrasi

ROMA, KOMPAS.com - Para perancang busana Eropa kini ketar-ketir, karena krisis ekonomi yang telah menghempaskan penjualan.

Industri adi busana Eropa tertolong, karena naiknya permintaan dari warga kaya Asia. Akan tetapi di Eropa sendiri pasar adi busana sudah tidak meyakinkan. Rumah-rumah mode seperti Armani, Gucci, Prada, Versace, Dolce & Gabbana, kini semakin berorientasi ke pasar Asia.

China kini telah menjadi pasar terbesar dunia untuk industri adi busana (haute couture). Rumah-rumah mode ini juga semakin melirik pasar India.

Rumah mode Inggris, Burberry, pekan lalu sudah merasakan kelesuan penjualan sejak krisis keuangan melanda zona euro pada tahun 2009. Perusahaan-perusahaan telah memperingatkan keadaan yang tidak pasti dalam industri ini, khususnya di Eropa.

Pada Juni lalu desainer Italia, Giorgio Armani, sudah menyampaikan rasa frustrasi terhadap pasar Italia. "Kami tidak bisa bahagia lagi dengan pasar Italia. Saya meramalkan keadaan mengarah ke situasi lebih buruk. Terkadang saya berpikir untuk meninggalkan saja negara ini," kata Armani. (AFP)

Editor :
Agus Mulyadi