Sabtu, 5 September 2015

Internasional

Jangan Sikapi Film Pelecehan Islam dengan Kekerasan

Sabtu, 15 September 2012 | 23:27 WIB

PADANG, KOMPAS.com--Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Sumatra Barat mengharapkan umat Islam di Tanah Air  tidak menyikapi film berjudul Innocence of Muslim yang berisi hal  melecehkan Islam dengan kekerasan.

Umat Islam diharapkan tidak terpancing dan melakukan tindakan kekerasan menyikapi film tersebut  dan sebaiknya meminta pihak yang berwenang menutup akses terhadap film itu, kata Ketua Ikadi Sumbar Erizal Ilyas di Padang, Sabtu.

Ia menyampaikan hal itu pada acara silaturahmi dan konsolidasi pengurus Ikadi se-Sumatra Barat yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno di Aula BKKBN.

Menurut dia, Islam adalah agama yang bersifat rahmat bagi seluruh alam, karena itu yang harus dipahami adalah jika ada hal-hal menyimpang harus diluruskan dengan cara yang benar.

Belajar dari Nabi Muhammad SAW, belau tidak pernah meluruskan sesuatu yang menyimpang dengan kekerasan, namun juga tidak membiarkan kemungkaran terjadi, kata dia. "Namun, tentu saja yang sesat harus diluruskan dan yang salah harus dibenarkan," katanya.

Ia memahami, ada umat yang terpancing emosinya menyaksikan film tersebut.

Namun tentunya  harus disikapi  dengan tenang dan tidak menimbulkan kekerasan agar tidak menimbulkan citra yang tidak baik terhadap Islam.

Kepada umat lain, Erizal mengimbau untuk tidak menghina Islam karena siapa pun juga yang keyakinannya direndahkan pasti tidak akan mau menerima dan bereaksi.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Jodhi Yudono
Sumber: