PARIS, KOMPAS.com — Pemerintah Perancis mengakui seseorang berhasil mencuri USB berisi data rencana pembangunan lantai bagi Istana Kepresidenan Perancis. Di dalamnya juga ada data rencana pembangunan Badan Keamanan Perancis dan Departemen Kepolisian Perancis.
Kantor berita AP, mengutip Kementerian Dalam Negeri Perancis, Selasa (21/8/2012), mengemukakan, mobil seorang kontraktor bangunan-bangunan pemerintah ini diparkir sebentar di Stasiun Kereta Api Utama di Paris. Saat dia kembali, pencuri sudah membobol mobilnya dan mengambil semua data dan cetak biru elektronik dari berbagai rencana pembangunan lantai Istana Kepresidenan, Departemen Kepolisian, dan Gedung Badan Keamanan Perancis.
Pencurian data rencana pembangunan lantai Istana Kepresidenan termasuk yang cukup memprihatinkan. Namun, Kementerian Dalam Negeri Perancis menegaskan, semua dokumen yang hilang itu bukan masuk kategori rahasia.
Hilangnya semua data ini tidak membuat seorang pun dalam posisi membahayakan. Intinya, data tadi bukan suatu yang menentukan dan membahayakan para pejabat tinggi Perancis.