Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 22:48 WIB
Perancis
Pembunuhan Anak Guncang Perancis
Penulis : Pieter P Gero | Selasa, 21 Agustus 2012 | 21:26 WIB
Dibaca:
|
Share:

PARIS, KOMPAS.com — Kematian anak-anak mengguncang Perancis dalam tiga pekan ini, menyusul ditemukannya tubuh tiga anak kecil dan bayi akibat pembunuhan. Namun, guncangan ini sedikit mereda setelah polisi menegaskan seorang pria yang dicurigai sebagai pembunuh bayi ditemukan mati gantung diri.

Polisi Perancis, Selasa (21/8/2012), sebagaimana dilaporkan kantor berita AFP, menyebutkan, seorang pria yang dicurigai telah mencekik bayinya berusia lima bulan ditemukan tewas gantung diri.

Perancis diguncang isu pembunuhan bayi dalam tiga pekan ini dengan ditemukan tubuh tiga bayi yang sudah mati. Pria yang tidak diungkapkan namanya itu ditemukan tewas di Tarbes di Pyrenees.

Pria itu dirawat setelah ditahan pada hari Minggu petang lalu atas dugaan pembunuhan. Namun, pria itu berhasil meloloskan diri dari klinik perawatan tadi 24 jam kemudiaan. Selama perawatan, pria itu memang tanpa pengawasan polisi.

"Hasil pertama dari penyelidikan mengindikasikan bahwa bayi tadi tewas dicekik ayahnya," ujar jaksa Francois Jardin.

Ditambahkannya, pria yang bunuh diri tadi meninggalkan pesan bahwa dia melakukan aksi pembunuhan dengan mencekik sang bayi. Ayah itu mengambil sang bayi dari rumah ibunya pada hari Jumat siang setelah hakim memerintahkan sang ibu memperbolehkan sang ayah mendekati anaknya.

Tubuh bayi malang itu ditemukan hari Minggu pagi di sebuah kamar hotel di pinggiran Tarbes, Perancis barat daya.

Kasus pembunuhan bayi itu semakin mengguncang Perancis setelah dua pekan sebelumnya dua anak kecil ditemukan tewas. Pekan lalu, Perancis terguncang setelah seorang anak berusia dua tahun tenggelam di Lespinasse, juga di kawasan Perancis barat daya.

Bocah malang itu sebelumnya dibawa ke saluran air oleh perempuan berusia 52 tahun yang juga pacar sang ayah. Perempuan ini juga tewas tenggelam.

Pada awal Agustus lalu, seorang bayi berusia delapan bulan ditemukan tewas di kawasan Gard, Perancis selatan, diduga dilempar ayahnya yang juga mahasiswa berusia 21 tahun. Sebelumnya, si ayah bertengkar dengan ibu sang bayi yang juga pacar mahasiswa ini.

Editor :
Marcus Suprihadi