Kamis, 23 Oktober 2014

News / Internasional

Gempa Iran, 180 Tewas dan 1300 Cedera

Minggu, 12 Agustus 2012 | 04:49 WIB

Terkait

KOMPAS.com - Dua gempa bumi kuat mengguncang barat laut Iran, pada Sabtu (12/8/2012). Gempa ini menyebabkan 180 orang tewas dan mencederai lebih dari 1.300 orang, demikian menurut pejabat setempat.

Gempa mengguncang penduduk yang berada di sekitar kota Tabriz dan pusat kota Ahar. Namun, sebagian besar korban justru berasal dari desa-desa terpencil.

Badan geologi AS mengatakan, gempa ini berkekuatan 6,4 dan 6,3 skala Richter. Gempa pertama terjadi pada pukul 16:53 waktu setempat dengan pusat 60 kilometer sebelah timurlaut kota Tabriz di kedalaman 9,9 kilometer.

Gempa kedua yang berukuran 6,3 skala Richter dengan pusat gempa di 49 kilometer sebelah timur laut Tabriz terjadi 11 menit kemudian dengan kedalaman yang sama.

"Gempa itu telah menciptakan kepanikan besar di antara rakyat," kata seorang penduduk Tabriz kepada BBC. "Semua orang bergegas lari ke jalan-jalan dan sirene ambulans terdengar di mana-mana."

Seperti dikutip dari Associated Press, menurut Khalil Saei, kepala panitia lokal penanganan bencana,  kota Haris dan Varzaqab di provinsi Azerbaijan Timur merupakan daerah yang banyak korban.

Pejabat setempat mengatakan setidaknya empat desa telah hancur, dan sekitar 60 desa lainnya menderita kerusakan mulai dari 50% sampai 70%.

Puluhan petugas penyelamat telah dikirim ke wilayah ini, namun penerangan yang minim telah menghambat upaya bantuan.

Para pejabat memperingatkan bahwa jumlah korban tewas mungkin meningkat.

Seperti dilansir AFP, Presiden Mahmoud Ahmadinejad melalui situs resmi kantor pemerintahan, menyatakan belasungkawa bagi mereka yang berada di zona bencana dan menghimbau otoritas setempat untuk memobilisasi semua upaya untuk membantu para korban.

Seorang pejabat provinsi telah memperingatkan masyarakat di wilayah gempa untuk tinggal di luar rumah semalam karena risiko gempa susulan.

"Keluarga saya benar-benar ketakutan. Sudah saatnya malam sekarang tapi kita tidak bisa tidur," kata penduduk bernama Tabriz Amina Zia, kepada BBC. "Gempa ini, sangat kuat dan keras. Ada sekitar 10 gempa susulan, yang berlangsung total 10 menit, " tambahnya.

Kedua gempa terjadi dalam beberapa menit berdekatan, menurut para ahli seismologi di Universitas Teheran.

Iran berada di patahan besar bumi, sehingga rentan terhadap kegiatan seismik. Pada tahun 2003, gempa bumi di kota Bam menyebabkan 25.000 orang tewas.

 


Editor : Reza Wahyudi
Sumber: