DHAKA, KOMPAS.com — Bank Dunia membatalkan proyek pembangunan jembatan di Banglades. Penyebabnya, proyek yang melibatkan dana 1,2 miliar dollar AS itu dikorup, yang melibatkan pejabat tingkat tinggi negara.
Keputusan ini mempermalukan Pemerintah Banglades yang dimpimpin Perdana Menteri Sheikh Hasina, sebagaimana diberitakan kantor berita Agence France Presse (AFP), Kamis (9/8/2012).
Untuk mengatasi hal itu, pemerintah sekarang sedang mengimbau warga untuk turut berpatisipasi demi kelangsungan proyek jembatan yang sangat penting untuk pembangunan ekonomi.
Setelah tindakan Bank Dunia, sejumlah donor yang sebelumnya ikut berpartisipasi dalam proyek itu juga membatalkan komitmen bantuan.
Bank Dunia menegaskan, pemberian dana bantuan untuk proyek itu bisa dihidupkan jika pemerintah mau bekerja sama soal penyelidikan korupsi serta pejabat yang terlibat korupsi dipecat.
