Calon Presiden AS Kritik Olimpiade London 2012
- Penulis :
- Tabita Diela
- Kamis, 26 Juli 2012 | 17:09 WIB
WASHINGTON, KOMPAS.com - Calon presiden Amerika Serikat Mitt Romney membuat sebuah kritik non-diplomatis mengenai persiapan London menghadapi Pertandingan Olimpiade pada hari Rabu (27/7/2012). Romney mengekspresikan kekhawatirannya atas kesiapan Inggris menjadi tuan rumah acara akbar ini.
"Sulit mengetahui sebaik apa hasilnya nanti," kata Romney, yang sedang dalam usaha untuk menggeser Presiden Barack Obama dalam pemilu November mendatang. Ia mengatakan kepada NBC News dari London, bahwa ia akan menghadiri upacara pembukaan Olimpiade, Jumat (27/7).
"Ada beberapa hal yang membingungkan," katanya. "Cerita mengenai perusahaan pengaman swasta yang tidak memiliki cukup orang, pemogokan para pejabat imigrasi dan bea cukai, itu jelas bukan sesuatu yang menggembirakan," katanya.
Romney bahkan mempertanyakan apakah rakyat Inggris secara kesatuanlah yang berada di balik tontonan itu, jika ya, ini akan menjadi kunci sukses mereka.
"Apakah mereka datang bersama dan merayakan momen Olimpiade? Itu sesuatu yang hanya dapat kita temukan ketika pertandingan Olimpiade benar-benar dimulai," katanya.
Mata Olimpiade Romney lebih tajam dari kebanyakan orang. Mantan pebisnis dan investor multijutawan ini pernah dipanggil ke Olimpiade Winter Salt Lake City tahun 2002, setelah persiapan Olimpiade tersebut telah dirusak oleh skandal. Romney tahu betul bagaimana membuat sebuah Olimpiade yang sukses.
Bicara mengenai Olimpiade London 2012, memang telah terjadi kendala dalam persiapannya. Inggris terburu-buru menempatkan 1.200 tentara ekstra di London setelah perusahaan pengaman swasta G4S gagal menyediakan tenaga pengaman yang cukup, kemudian ada juga ancaman mogok kerja di hari Kamis ini dari pejabat perbatasan Inggris karena perselisihan mengenai pekerjaan, walaupun rencana ini telah digagalkan serikat pekerja.
Romney memiliki koneksi pribadi dengan pertandingan London. Istrinya, Ann, merupakan salah satu pemilik kuda Rafalca, yang akan bertanding di Olimpiade.
Walaupun Ann Romney tidak akan menunggangi Rafalca di dalam kompetisi, pelatih Rafalca, Jan Ebeling yang akan mengambil alih. Pada bulan Juni yang lalu, Ann mengatakan bahwa berkompetisi dalam Olimpiade adalah "mimpi yang jadi nyata."
"Saya harus memberitahu Anda. Ini adalah olahraga Ann. Saya bahkan tidak yakin kapan hari olahraga itu berlangsung," katanya. "Dia akan mendapatkan kesempatan untuk melihatnya, saya tidak akan menonton acara tersebut," tambah Romney, akan melakukan perjalanan ke Israel setelah upacara pembukaan hari Jumat di London.
Komentar Romney ini mengikuti langkah buruk sebelumnya di London.
Romney telah menghadapi kritik atas komentar salah seorang penasihat kampanye yang tidak disebutkan namanya. Orang ini mengatakan kepada surat kabar The Daily Telegraph bahwa Romney memahami hubungan "warisan Anglo-Saxon" AS-Inggris lebih baik dari Obama, pemimpin kulit hitam pertama AS.
Romney ditanya tentang kejanggalan dalam wawancara di NBC tersebut. "Saya tidak setuju dengan penasihat itu. Siapa pun dia," katanya, menambahkan bahwa ia percaya bahwa Obama "memahami" ikatan bersama antara Amerika Serikat dan Inggris.
Romney melakukan serangkaian pertemuan dan sesi foto hari Kamis ini dengan pejabat Inggris, termasuk Perdana Menteri David Cameron.
Olimpiade 2012 - Serba Serbi