BBC
Adolf Hitler
BERLIN, KOMPAS.com -- Seorang penyanyi opera asal Rusia batal tampil dalam Festival Opera Bayreuth, berkaitan dengan tato Nazi di dadanya. Kejadian ini berlangsung sehari sebelum dimulainya selebrasi karya-karya Richard Wagner, yang pernah juga terkenal di kalangan para pemimpin Kerajaan Ketiga alias era Nazi Jerman.
Evgeny Nikitin sedianya akan memainkan Flying Dutchman di Opera Wagner. Namun suratkabar Jerman dan gambar televisi memperlihatkan tato di dada Nikitin yang menggambarkan swastika, simbol Nazi Jerman semasa Perang Dunia II.
Sebagaimana dilaporkan kantor berita AP, hari Minggu (22/7/2012), salah satu tato tadi terlihat mirip swastika. Simbol kebanggaan Adolf Hitler sang penguasa Nazi Jerman ini, seperti ditutupi oleh sebuah tato baru yang menghadirkan sebuah gambar masa kini.
"Saya sudah memiliki tato ini sejak masih remaja. Ini jelas kekeliruan besar dalam kehidupan saya dan saya berharap tidak pernah melakukan ini," ujar Nikitin dalam situs web panitia festival.
"Saya tidak menyangka dampak dan rasa sakit yang muncul dari simbol ini, dan menimbulkan dampak dalam terutama dalam Bayreuth dan dalam konteks sejarah dari festival," tambahnya.
Nikitin mengundurkan diri tampil di festival setelah pihak panitia mengadukan gambar yang disajikan media pada Nikitin. Ia akhirnya mengembalikan peran Dutchman setelah pihak panitia menyatakan menolak kehadirannya.
Festival Bayreuth yang dipelopori oleh Wagner pada tahun 1876 dan selebrasi digelar seiring dengan ditampilkannya opera-operanya, seperti Tristan and Isolde, Parsifal, dan The Ring of The Nibelung.
Walaupun Wagner meninggal setengah abad sebelum Adolf Hitler berkuasa di Jerman, namun karyanya popular di kalangan para petinggi Nazi Jerman. Winifred Wagner, menantu Wagner bahkan mengepalai festival ini pada era kekuasaan Nazi. Dia juga teman dekat dari para pejabat Nazi. Hitler bahkan selalu hadir dalam festival ini.
