Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 23:55 WIB
Barak: Israel Hadapi Teror Global
Kamis, 19 Juli 2012 | 16:14 WIB
|
Share:
Barak: Israel Hadapi Teror Global AP Asap membubung ke langit setelah ledakan yang menewaskan sedikitnya enam wisatawan Israel di Bulgaria, Rabu (18/7/2012). Pemerintah Israel menuduh Iran telah melakukan aksi kekerasan tersebut.

JERUSALEM, KOMPAS.com - Israel sedang menghadapi "gelombang teror global" yang disponsori Iran, kata Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, Kamis (19/7/2012), sehari setelah serangan di bandara Bulgaria yang menewaskan enam warga Israel.

"Kami sedang menghadapi gelombang teror global... serangan di Burgas dipimpin anggota Hizbullah dan disponsori Iran," kata Barak kepada radio publik Israel. "Jaringan Al Qaeda dan Jihad Islam juga beroperasi secara global," tambahnya. Ia mengutip daftar panjang serangan baru-baru ini atau percobaan serangan terhadap Israel di seluruh dunia.

Menteri Dalam Negeri Bulgaria, Tsvetan Tsvetanov, Kamis, mengatakan, serangan di bandara di resor Laut Hitam di Burgas itu dilakukan seorang pengebom bunuh diri, dan menyebabkan enam warga Israel dan satu warga Bulgaria tewas.

Barak mengatakan, dinas intelijen Israel telah bekerja sama dengan para mitranya di luar negeri untuk berbagi informasi tentang kemungkinan serangan. "Seringkali ada keberhasilan besar, tetapi hal itu tidak selalu terjadi dan kita harus melanjutkan hidup. Kami akan melakukan segala kemungkinan untuk melacak pelaku serangan Burgas dan menghukum mereka," tambahnya.

Hari Rabu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah secara terbuka menuduh Teheran dan kelompok Syiah Lebanon, yaitu Hizbullah, terlibat dalam serangan itu. "Semua tanda menunjuk ke Iran," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan. Ia mengatakan, ledakan itu adalah yang terbaru dalam serangkaian upaya untuk menyerang warga Israel di Thailand, India, Georgia, Kenya, Siprus dan tempat-tempat lain.

Dan dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Bulgaria, Boyko Borisov, Netanyahu "menunjukkan bahwa Iran dan Hizbullah sedang melakukan kampanye teror global melawan Israel di seluruh dunia," kata sebuah pernyataan dari kantor Netanyahu.

Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman, juga menunjuk jari ke Iran dan Hizbullah. "Hizbullah yang dibantu Garda Revolusi Iran bertanggung jawab atas serangan bunuh diri itu. Ini informasi yang sahih," katanya. Ia menegaskan bahwa Israel sedang menghadapi "perang teroris global yang dibiayai dan diselenggarakan Iran".

Lieberman mengatakan, jumlah korban tewas yang ia ketahui adalah lima orang Israel. Tiga orang lainnya terluka. Dia mengatakan, orang keenam yang tewas adalah pengebom bunuh diri.

Ledakan hari Rabu itu, yang menghancurkan sebuah bus yang mengakut turis yang datang dari Tel Aviv, merupakan serangan paling mematikan terhadap warga Israel yang terjadi di luar negeri sejak tahun 2004.

Sumber :
AFP
Editor :
Egidius Patnistik