Terlibat Kejahatan Perang, Pria 97 Tahun Ditahan
- Penulis :
- Pieter P Gero
- Rabu, 18 Juli 2012 | 22:24 WIB
BUDAPEST, KOMPAS.com - Laszlo Csatary (97 tahun), Rabu (18/7/2012) ini ditahan atas tuduhan terlibat dalam deportasi warga Yahudi, saat aksi pembantaian selama Perang Dunia II. Jaksa menuduh Csatary terlibat dalam kejahatan perang .
Pemerintah Hungaria mulai menyelidiki Csatary, atas laporan Simon Wiesenthal Center, lembaga Yahudi yang berupaya mencari para penjahat perang selama Perang Dunia II.
Simon Wiesenthal sejak tahun lalu mulai memberikan informasi, soal keterlibatan kejahatan perang Csatary.
Jaksa penuntut menuduh Csatary melakukan penyiksaan pada manusia, kejahatan perang yang kemungkinan menghadapi hukuman seumur hidup. Mengingat usianya yang sudah 97 tahun, Csatary dikenai tahanan rumah dan paspornya dicabut.
Tibor Ibolya, jaksa penuntut di Budapest, Hungaria, menegaskan, Csatary mengakui perannya dalam era pembantaian atas warga Yahudi.
Dia mengakui dia hanya menjalankan perintah, dan melakukan tugasnya. Dia menolak tuduhan telah melakukan kriminal.
Csatary ditahan, ketika pria uzur ini dicurigai akan melarikan diri. Dia dilaporkan tinggal di dua partemen terpisah di Budapest, beberapa bulan ini. Dalam pemeriksaan, Csatary bersedia bekerja sama.
Mengutip laporan dari jaksa penuntut, Csatary adalah seorang perwira polisi di kota Kosice di Slovakia, yang sebelumnya merupakan bagian dari Hungaria.
Pada Mei 1944, Csatary menjadi kepala pada kamp sementara di Kosice, di mana sekitar 12,000 warga Yahudi dideportasi dari kamp itu ke Auschwitz, kamp pembantaian warga Yahudi yang dibangun Nazi Jerman.
Csatary dilaporkan selalu hadir, saat kereta api datang dan mengangkut warga Yahudi menuju kamp pembantai di Auschwitz, Polandia.
Berita Terkait
Topik Pilihan:
Kamis, 20 Juni 2013 | 08:44 WIB
Tepuk Tangan 'Menular' karena Tekanan Sosial
