AFP PHOTO / HO / SANA
Presiden Suriah Bashar al-Assad berbicara di depan kabinetnya di Damaskus, Selasa (26/6/2012).
DAMASKUS, KOMPAS.com - Duta besar Suriah untuk Irak Nawaf Fares, yang mengumumkan pembelotannya pada oposisi, telah dipecat, kata Kementerian Luar Negeri Suriah, Kamis (12/7/2012).
"Kementerian Luar Negeri mengumumkan Nawaf Fares dipecat dan tidak punya hubungan dengan Kedubes kami di Baghdad atau dengan Kementerian Luar Negeri," katanya dalam sebuah pernyataan.
"Kemarin Nawaf al-Fares membuat pernyatan-pernyataan kepada media bahwa ada kontradiksi dengan tugasnya, yang harus membela sikap negaranya," tambah kementerian itu. "Karena itu ia harus dihukum dan dikenakan tindakan disiplin."
Kementerian itu menambahkan bahwa Kedubes Suriah di Baghdad akan "tetap melakukan kegiatannya seperti biasa."
Fares membelot pada Rabu (11/7/2012) dan mendesak tentara menggunakan senjata mereka menyerang pemerintah, merupakan dubes pertama yang meninggalkan Presiden Bashar al Assad.
"Saya mengumumkan pembelotan saya dari jabata saya sebagai wakil Republik Arab Suriah di Irak dan penguduran diri saya dari partai Baath yang berkuasa," kata Fares dalam satu pesan yang disiarkan di stasiun televisi Al-Jazeera.
"Saya mengimbau seluruh rakyat Suriah yang bebas dan layak, terutama di kalangan militer untuk segera bergabung dengan kelompok revolusi," katanya."
"Arahkan meriam-meriam dan tank-tank anda ke para pejabat dalam pemerintah yang membunuh rakyat itu."
