Lokasi fasilitas pengayaan nuklir Iran yang dimasalahkan negara-negara Barat.
KOMPAS.com - Eropa boleh saja menerapkan sanksi soal pembelian minyak dari Iran. Tapi, menurut Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Fereidoon Abbasi, tindakan itu tidak membuat program energi nuklir Iran goyah.
Menurut Abbasi, di Iran, teknologi industri, termasuk nuklir sudah terbiasa menghasilkan energi untuk kebutuhan sendiri. "Ingat, kami pernah mendapat sanksi 30 tahun dari pihak Barat," katanya sebagaimana warta Press TV pada Kamis (5/7/2012).
"Makanya, sanksi yang melarang negara-negara membeli minyak dari Iran tidak berdampak bagi industri kami," imbuh Abbasi.
Masih menurut Abbasi, sanksi itu juga tidak akan membuat Iran meladeni keinginan Barat. "Pakar-pakar Iran tetap akan melanjutkan kerja mereka menuju sukses," katanya.
Pada awal tahun ini, Uni Eropa mengeluarkan larangan bagi anggotanya membeli minyak mentah dari Iran.
