Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 19 Mei 2013 | 07:08 WIB
Strauss-Kahn dan Istri Berpisah
Penulis : Kistyarini | Jumat, 29 Juni 2012 | 13:44 WIB
|
Share:
Strauss-Kahn dan Istri Berpisah REUTERS/Eric Gaillard Mantan Ketua IMF Dominique Strauss-Kahn (tengah) dan istri Anne Sinclair (kedua dari kiri) tiba di Bandara Charles-de-Gaulle di Roissy dekat Paris pada 4 September, 2011.

PARIS, KOMPAS.com - Mantan Ketua Dana Moneter Internasional (IMF) Dominique Strauss-Kahn akhirnya berpisah dengan sang istri, Anna Sinclair, seperti dilansir Reuters, Kamis (28/6/2012).

Seperti diketahui, Strauss-Kahn kini tengah menghadapi penyelidikan kasus dugaan keterlibatannya dalam sebuah jaringan prostitusi di Perancis.

Anna Sinclair, seorang pewaris kaya, baru merintis kembali karier jurnalistiknya sebagai editor di Huffington Post edisi Perancis. Sinclair dan Strauss-Kahn berpisah sekitar sebulan lalu dan kini tinggal di rumah berbeda di Paris, kata sebuah sumber yang dekat dengan DSK.

Majalah mingguan, Closer, sebelumnya melaporkan dalam edisi online-nya bahwa Sinclair mengusir Strauss-Kahn dari rumah mereka di Paris.

Strauss-Kahn kini tengah diselidiki aparat penegak hukum Perancis untuk memastikan apakah dia mengetahui bahwa dia sedang berhubudengan jaringan protitusi dan mucikari saat menghadiri pesta-pesta seks di wilayah utara Perancis, Paris dan Washington pada 2010 dan 2011. Pesta-pesta itu diduga diadakan oleh rekan-rekan bisnisnya.

Bulan lalu kejaksaan memperluas penyelidikan yang mencakup dugaan pemerkosaan beramai-ramai setelah seorang perempuan pekerja seks mengaku Strauss-Kahn dan kawan-kawan memaksanya berhubungan seks ketika dia ke Washington untuk menemuinya pada Desember 2010. Perempuan yang tidak diiungkap identitasnya itu belum mengajukan pengaduan.

Strauss-Kahn membantah mengetahui bahwa perempuan-perempuan di pesta-pesta itu adalah pekerja seks. Dia juga membantah terjadinya kekerasan di dalamnya.

Kariernya sebagai Ketua IMF terhenti ketika dia ditangkap di New York pada Mei 2011. Dia didakwa mencoba memeriksa seorang karyawan hotel. Strauss-Kahn membantahnya dan setelah melalui proses persidangan, dakwaan itu kemudian gugur dengan alasan kredibilitas korban diragukan.

Strauss-Kahn dan Sinclair menikah selama 20 tahun. Ketika kasus dugaan pemerkosaan itu bergulir, Sinclair dengan setia mendampinginya.

Skandal itu juga menghancurkan harapannya untuk mencalonkan diri sebagai presiden Perancis 2012 sebagai andalan Partai Sosialis. Pilpres ini memang dimenangi Sosialis, Francois Hollande.

Kabar tentang perpisahan itu mencuat beberapa pekan setelah media berspekulasi bahwa hubungan pasangan itu berada di bawah tekanan. Sebagian karena Strauss-Kahn merasa tertekan karena minimnya pilihan karier untuknya.

"Dia sedang kacau. Sangat menyedihkan," kata seseorang yang mengenal Strauss-Kahn dan mengaku bertemu dengannya dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

"Dia lebih sering tinggal di rumah sendirian, sementara Anna lebih sibuk dengan pekerjaan barunya. Dia dijauhi semua orang," kata sumber tersebut.

Sumber :
Editor :
Kistyarini