Selasa, 21 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 21 Mei 2013 | 01:29 WIB
Aset Televisi Anti-Chavez Disita
Jumat, 29 Juni 2012 | 09:36 WIB
|
Share:
Aset Televisi Anti-Chavez Disita BBC Indonesia/Reuters Hugo Chavez kerap dituduh berusaha membungkam media.

Mahkamah Agung di Venezuela memerintahkan penyitaan aset senilai 5,7 juta dollar AS milik sebuah kanal berita yang beroposisi dengan presiden Hugo Chavez.

Globovision menuduh pemerintah berusaha mengintimidasi mereka menjelang dimulainya kampanye pemilihan presiden Oktober mendatang.

Kandidat oposisi Henrique Capriles mengatakan pemerintah berusaha membungkam media independen.

Globovision adalah satu-satunya kanal anti Chavez yang masih mengudara di Venezuela.

Mereka menentang denda sebesar 2,1 juta dollar AS yang dikenakan oleh regulator atas peliputan kerusuhan di penjara El Rodeo, di luar Caracas pada Juni 2011, yang menewaskan lebih dari 20 orang.

Regulator media Conatel mengatakan liputan itu "mempromosikan kebencian dan intoleransi untuk alasan-alasan politis."

Globovision, yang mengatakan mereka tidak mampu membayar denda itu, kini menghadapi kerugian yang jauh lebih besar.

"Keputusan ini tidak mengejutkan kami karena kami baru saja hendak memulai kampanye pemilu dimana pemerintah cenderung mengambil tindakan hukum untuk mengintimidasi media swasta," kata wakil presiden kanal itu Maria Fernanda Flores.

Upaya kudeta

Kampenye pemilu dimulai Minggu, dengan Presiden Hugo Chavez berusaha memenangi masa jabatan ketiga dalam pemungutan suara yang akan dilaksanakan 7 Oktober mendatang.

Chavez menuduh Globovision mendukung upaya kudeta 2002, dan merencanakan pembunuhan atas dirinya.

Oposisi Venezuela sering menuduh pemerintahan Chavez berusaha membungkam media.

Beberapa stasiun radio dan televisi swasta juga terpaksa berhenti siaran untuk mematuhi peraturan yang melarang mereka menyiarkan informasi tentang pemerintah.

Pemerintah juga sering menuduh perusahaan-perusahaan media swasta menggunakan kekuatan mereka untuk melecehkan otoritas negara.

Media milik negara sendiri berkembang secara dramatis sejak Chavez berkuasa pada 1999.

Sumber :
Editor :
Kistyarini