Sabtu, 18 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 18 Mei 2013 | 18:22 WIB
Dijemput ke Bui, Mantan PM Romania Coba Bunuh Diri
Kamis, 21 Juni 2012 | 10:35 WIB
|
Share:
Dijemput ke Bui, Mantan PM Romania Coba Bunuh Diri AFP PHOTO / DANIEL MIHAILESCU Mantan PM Romania Adrian Nastase usai menjalani sidang perkara korupsi di Pengadilan Tinggi Bucharest pada 30 Mei 2012. Nastase mencoba bunuh diri ketika polisi datang untuk membawanya ke penjara untuk menjalani hukuman dua tahun penjara.

BUCHAREST, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Romania Adrian Nastase mencoba bunuh diri, Rabu (20/6/2012), ketika polisi menjemputnya ke penjara untuk memulai masa hukuman dua tahun penjara karena korupsi.

Nastase mencoba bunuh diri ketika polisi tiba di rumahnya di kawasan elite ibukota Romania itu, kata Pengadilan Kasasi Bucharest dalam suatu pernyataan.

Seorang saksi mata mengaku melihat Nastase dibawa keluar dari rumahnya dengan tandu kemudian dimasukkan ke dalam ambulans. Sementara itu media lokal melaporkan, PM Romania periode 2000-2004 itu menembak dirinya sendiri dan terluka di leher.

PM Romania Victor Ponta, yang merupakan rekan separtai Nastase, langsung mengunjunginya di rumah sakit. "Saya tidak bisa menjauhinya. Dokter bilang situasinya sudah terkendali," kata Ponta.

Sebelumnya, Mahkamah Agung membenarkan bahwa Nastase harus menjalani hukuman dua tahun penjara. Putusan itu mengejutkan banyak pihak karena selama ini ada anggapan para politisi di negara itu selalu kebal hukum.

Kegagalan Romania mengatasi masalah korupsi menyebabkan negara itu tidak ditolak untuk masuk zona Schengen. Seperti diketahui Romania dan Bulgaria merupakan anggota terbaru Uni Eropa dan yang paling miskin.

Nastase adalah politisi paling senior di negara itu yang dijatuhi hukuman sejak berakhirnya rezim komunis pada 1989.

Jaksa mengatakan, negara dirugikan hingga 2 juta dollar AS dari anggaran negara 2004 setelah keuntungan dari sebuah kegiatan yang diadakan badan pengawas pembangunan digunakan untuk membiayai kampanye kepresidenan Nastase. Dia kalah dari rivalnya, Traian Basecu, yang kini masih menjadi presiden.

Nastase membantah dakwaan itu dan menganggapnya bermotif politik.

Para analis dan aktivis antikorupsi memuji hukuman terhadap Nastase dan menyebutnya sebagai langkah menuju arah yang tepat. Menurut Transparansi Internasional, Romania merupakan negara terkorup ketiga di Uni Eropa, setelah Yunani dan Bulgaria.

Para analis mengatakan, dengan menjebloskan politisi senior ke penjara, negara mengirim sinyal penting bagi politisi lainnya.

Sayangnya, meskipun banyak anggota parlemen yang dijatuhi hukuman terkait korupsi, banyak dari mereka menerima penangguhan hukuman ataupun masih bebas karena proses banding yang memakan waktu lama.
itu pada awal tahun ini berhasil menjatuhkan pemerintah.

Sumber :
Editor :
Kistyarini