Kamis, 27 November 2014

News / Internasional

Perbatasan

Kisruh Suriah Merembet ke Lebanon

Rabu, 6 Juni 2012 | 16:23 WIB

KOMPAS.com — Kisruh di Suriah, yang seakan tak berujung, lambat laun merembet ke Lebanon. Di perbatasan kedua negara, sejak awal tahun ini, sudah terjadi bentrokan bersenjata yang menewaskan warga di kedua belah pihak.

Catatan dari AP dan AFP pada Rabu (6/6/2012) menunjukkan, tentara Suriah membunuh seorang warga Lebanon dan melukai dua orang lainnya di perbatasan kedua negara. Bentrokan berawal saat tentara Suriah memeriksa penyelundup senjata asal Lebanon di kawasan kota Arsal, Lembah Bekaa. Wilayah itu ada di Lebanon.

Sumber militer Lebanon mengatakan, kawasan perbatasan kedua negara memang terbilang kawasan berpenduduk miskin. Masalahnya kini, kelompok penentang rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad kerap melintasi perbatasan dan masuk ke wilayah Lebanon. Mereka berupaya lolos dari kejaran pasukan Suriah. Baku tembak pun tak terhindarkan di tempat tersebut.

Warga Lebanon yang tinggal di perbatasan juga mengatakan, pasukan Suriah acap masuk begitu saja ke wilayah Lebanon sembari menembaki kelompok penentang Al-Assad.

Sebulan silam, seorang dokter dan warga Lebanon di perbatasan menjadi saksi mata tewasnya seorang nenek berusia 75 tahun. Nenek itu terjebak dalam baku tembak antara pasukan Suriah dan para penentang. Dalam insiden itu, anak perempuan sang nenek ikut terluka.

Pada April 2012, seorang juru kamera televisi Lebanon tewas tertembak oleh peluru pasukan Suriah. Sementara itu, pada masa lalu, roket-roket Suriah juga menyasar kalangan penentang yang berbasis di perbatasan kedua negara di wilayah Lebanon.


Penulis: Josephus Primus
Editor : Josephus Primus