"Hantu" Obat Bius Ditangkap - Kompas.com

"Hantu" Obat Bius Ditangkap

Pascal S. Bin Saju
Kompas.com - 18/05/2012, 08:19 WIB

 

NEW YORK, KOMPAS.com — Gembong pengedar narkoba terkenal di Amerika, yang memulai debutnya sejak tahun 1980 dan pandai bersembunyi sehingga dijuluki "si hantu" akhirnya ditangkap polisi. Dia adalah James Corley, ditangkap bersama 40 orang lainnya, demikian polisi dan jaksa New York, Kamis (17/5/2012).

Selama lebih dari 30 tahun polisi memburunya, tetapi Corley selalu lolos dan lihai bersembunyi. Pria berusia 51 tahun itu memiliki kemampuan luar biasa untuk menjaga rekan-rekannya dalam persembunyian. "Tak ada yang tahu di mana dia tinggal, apa nomor telepon yang digunakannya, mobil apa pula yang dikemudikannya," kata Komisaris Polisi Raymond Kelly.

Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. James Corley akhirnya ditangkap polisi, dan dikenai tuduhan baru lagi. Komisaris Kelly dan Jaksa Distrik Queens Richard Brown mengatakan, "si hantu" itu ditangkap setelah pergerakannya diawasi selama 15 bulan. Polisi juga menyadap semua percakapan teleponnya. Polisi menjeratnya dengan tuduhkan sebagai pengendali peredaran dan ikut membiayai pembelian dan distribusi narkoba.

Sebanyak 44 orang yang terlibat dalam jaringannya, disebut Tim Agung (Supreme Team) ditangkap. "Keuntungan Corley dan timnya 15.000 dollar AS per minggu," kata Kelly. Pada puncaknya, jaringan pengedarTim Agung pernah meraup untung 200.000 dollar per hari. Corley menggunakan 8 telepon yang berbeda.

Detektif David Leonardi mengatakan, para pengedar menggunakan bahasa yang disebut "5 percenter" di mana setiap nomor dan huruf memiliki arti sendiri. Setiap anggota geng memberi kode pesanan obat. Geng ini diduga terlibat dalam kepemilikan senjata api ilegal dan pembunuhan.

Corley memulai kariernya sejak tahun 1980 dan bergabung dengan Tim Agung, yang mengendalikan proyek perumahan di Queens. Kekerasan narkoba memuncak di New York pada 1990 dengan 2.245 kasus pembunuhan. Tim Agung dikendalikan oleh pemimpin geng legendaris, Kenneth "Agung" McGriff, yang konon menyalurkan uang obat ke dalam musik rap label Murder Inc. Dia saat ini sedang menjalani hukuman seumur hidup sejak 2007.

 

PenulisPascal S. Bin Saju
EditorDedi Muhtadi
Terkini Lainnya
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Megapolitan
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Jenazah Bripda Gilang, Polisi yang Gugur dalam Bom Kampung Melayu Dimakamkan di Klaten
Megapolitan
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Cerita Orangtua yang Anaknya Sempat Dikira Pelaku Bom Kampung Melayu
Megapolitan
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Ibunda Polisi yang Gugur dalam Ledakan Bom Kampung Melayu Menangis Histeris
Megapolitan
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Lim Wen Sim Ubah Mitos Burung Hantu dari Pembawa Maut Jadi Penyelamat Warga
Regional
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Ini yang Dilakukan Pimpinan DPRD DKI Saat Sidak ke Alexis dan Illigals
Megapolitan
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup
Regional
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Trump Disambut Ribuan Demonstran di “Lubang Neraka”
Internasional
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Ketum PBNU: Saya Heran Orang Radikal Ada di Perguruan Tinggi
Regional
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Kecam Pelaku Teror Kampung Melayu, Fahri Hamzah Minta Jokowi Pimpin Investigasi
Nasional
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Kembalinya Teror Bom dan #KamiTidakTakut
Megapolitan
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Teror Bom Kampung Melayu, Kami Tidak Takut!
Nasional
Pengebom Manchester 'Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Pengebom Manchester "Terbukti” Berkaitan dengan ISIS
Internasional
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Gambar Sadis Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Megapolitan
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Kisah Wanita Pawon Gendis yang Raih Penghargaan karena Kuliner Ekstrem
Regional

Close Ads X