Pemerintah Militer Fiji Janjikan Pemilu Demokratis - Kompas.com

Pemerintah Militer Fiji Janjikan Pemilu Demokratis

Kompas.com - 01/05/2012, 17:08 WIB

KOMPAS.com — Para pemimpin kawasan Pasifik berhasil mendesak pemerintah militer Fiji untuk mengembalikan negara tersebut ke pemerintah sipil. Salah satu buktinya, pada 2014, pemerintah militer menjanjikan adanya pemilihan umum parlemen secara demokratis.

Menurut warta Xinhua pada Selasa (1/5/2012), Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully mengeluarkan pernyataan Forum Grup Kontak Antarmenteri Kepulauan Pasifik (MCG), termasuk dalam kunjungannya selama dua hari ke Fiji. MCG, yang kini diketuai Selandia Baru, beranggotakan menteri-menteri dari Australia, Papua Niugini, Samoa, Tuvalu, dan Vanuatu. 
 
McCully mengatakan, pemilu tersebut terwujud pada Mei 2014. Selama menuju masa itu, akan diadakan berbagai persiapan. "MCG juga mendapat jaminan kalau pemilu akan berlangsung bebas dan jujur. Tidak ada kursi parlemen untuk militer," tegasnya.


Negara-negara kawasan Pasifik memang menerapkan sanksi kepada Fiji pascakudeta militer pada 2006. Salah satunya adalah larangan berkunjung ke negara tersebut. Adapun Perdana Menteri Fiji saat ini adalah Commodore Voreqe Bainimarama.

EditorJosephus Primus

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Islam Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Islam Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X