Senin, 21 April 2014

News / Internasional

Militer Israel: Iran Tak Akan Bangun Senjata Nuklir

Kamis, 26 April 2012 | 12:20 WIB

Baca juga

JERUSALEM, KOMPAS.com - Panglima militer Israel berpendapat pada akhirnya Iran bakal memutuskan untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Sebuah pernyataan yang bertentangan dengan perdana menterinya.

Dalam wawancara dengan harian Haaretz, Rabu (25/4/2012), Letnan Jenderal Benny Gantz menyatakan keyakinannya bahwa tekanan diplomatik dan sanksi ekonomi, serta tekad Israel untuk menyerang, bakal membuat Iran mengurungkan niatnya membuat senjata nuklir.

"Saya kira (Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei) tidak akan bertindak terlalu jauh," ujarnya. "Saya pikir kepemimpinan Iran terdiri dari orang-orang yang sangat rasional."

Namun pada kesempatan yang sama, Gantz memperingatkan Israel terus maju dalam mempersiapkan aksi militer jika diperlukan. "Kami mempersiapkannya dengan bersungguh-sungguh. Itu tugas saya, sebagai seorang militer."

Dikatakannya, 2012 menjadi tahun yang kritis untuk memastikan apakah Iran memutuskan mengambil langkah-langkah final yang diperlukan untuk sebuah senjata (nuklir).

"Kita berada dalam masa ketika sesuatu harus terjadi: Apakah Iran membawa senjata nuklirnya hanya untuk kepentingan sipil atau dunia, mungkin kita juga, harus melakukan sesuatu. Kami sudah dalam posisi akhir perundingan, bukan di tengah," lanjutnya.

Komentar Gantz berlawanan dengan pernyataan yang lebih keras dari PM Benjamin Netanyahu. Dalam wawancara dengan CNN, Selasa (24/4/2012), Netanyahu mengeluh sanksi internasional tidak mengubah sikap Iran. Katanya, Iran terus memperkaya uranium, satu langkah kunci menuju pengembangan senjata.

"Sanksi-sanksi itu memang mengganggu perekonomian Iran, tapi sejauh ini tidak membuat Iran mundur dari program itu atau menghentikannya," kata Netanyahu.


Editor : Kistyarini
Sumber: