BBC
Tidak jelas di mana Presiden Mali dan anggota kabinet saat ini, setelah sejumlah tentara yang membelot melakukan pemberontakan dan menyerang istana presiden.
BAMAKO, KOMPAS.com - Tentara Mali yang membelot, Kamis (22/3/2012), mengatakan, mereka telah merebut istana presiden dan menangkap sejumlah menteri setelah sebuah baku tembak dalam usaha kudeta di negara Afrika barat itu.
"Kami mengendalikan istana presiden," kata salah satu pemberontak yang tidak menyebut namanya kepada AFP. Seorang tentara pembelot lain mengatakan, Menteri Luar Negeri Soumeylou Boubeye Maiga dan Menteri Dalam Negeri Kafouhouna Kone termasuk di antara mereka yang ditahan oleh pemberontak.
Sementara itu, sebuah sumber independen mengatakan, Presiden Amadou Toumani Toure, yang sebelumnya bersembunyi di istana itu saat tembakan berkecamuk di luar, berhasil meninggalkan lokasi tersebut.
Sebuah pemberontakan terkait cara pemerintah menangani pemberontakan suku Tuareg di utara negara itu dimulai Rabu sore kemarin dan tampaknya berubah menjadi sebuah upaya kudeta saat para tentara yang membelot merebut pemancar televisi pemerintah dan menyerang istana presiden.

