Jumat, 31 Oktober 2014

News / Internasional

Didemo, Putin Malah Senang

Jumat, 2 Maret 2012 | 14:18 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, yang mencalonkan diri pada pemilihan presiden Minggu (4/3/2012) mendatang, menyatakan berbagai demonstrasi yang menentangnya justru membuatnya "senang" dan percaya diri dia bakal memenanginya.

"Saya sangat senang dengan situasi ini, karena itu artinya pemerintah harus aktif merespons yang sedang terjadi di negara ini, perasaan rakyat, dan memenuhi harapan rakyat," kata Putin dalam pertemuan dengan para editor surat kabar asing di Moskwa, tulis laman resmi Putin, Jumat (2/3/2012).

Puluhan ribu orang menggelar berbagai unjuk rasa di Moskwa dalam tiga bulan terakhir. Mereka memprotes kecurangan yang terjadi pada pemilu legislatif dan monopoli kekuasaan oleh Putin. Mereka juga merencanakan aksi turun ke jalan pada Senin (5/3/2012), sehari setelah pelaksanaan pilpres.

"Saya rasa ini pengalaman yang sangat bagus buat Rusia," kata Putin.

"Bukan hal mengejutkan kalau kritik ditujukan pada partai mayoritas, yang membawa beban tanggung jawab terhadap situasi negara sekian lama," lanjutnya.

Meskipun demikian, Putin menjaga jarak dengan partainya, serta menambahkan bahwa sebagian besar rakyat Rusia mendukungnya meskipun terjadi berbagai demonstrasi di Moskwa.

"Anda bilang masyarakat urban menolak. Mereka tidak menolak," kata Putin kepada seorang editor yang mengatakan jajak pendapat yang mengatakan masyarakat menengah ke atas di perkotaan menolak Putin.

"Memang benar pendukung saya berkurang (di Moskwa). Namun secara keseluruhan, pendukung saya masih mayoritas, bahkan di kota-kota besar," jelasnya.

"Kita harus objektif dan melihat realitas, bukan yang tidak ingin kita lihat," kata Putin, seraya menyarankan (para editor) untuk melihat "jajak pendapat yang serius".


Editor : Kistyarini
Sumber: