Josephus Primus | Josephus Primus |
Sabtu, 25 Februari 2012 | 18:20 WIB
|
Share:
AFP PHOTO/ MOHAMMED HUWAIS
Polisi Yaman bersiaga dengan latar belakang poster-poster calon tunggal pemilihan presiden, Abed Raboo Mansour Hadi, Senin (20/2/2012).
AFP PHOTO/MOHAMMED HUWAIS
Wakil Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi, yang menjabat kepala negara Yaman, menghadiri upacara peresmian pencalonannya sebagai calon presiden untuk pemilihan umum, di Sanaa, Selasa (7/2/2012). Pemerintahnya menawarkan perundingan gencatan senjata dengan sayap Al Qaeda di Yaman.
KOMPAS.com - Presiden baru Yaman Abdrabuh Mansour Hadi mengatakan tetap melanjutkan perlawanan terhadap Al Qaeda. Mansour Hadi mengemukakan hal itu saat pelantikan dirinya di Sanaa, sebagaimana warta AFP pada Sabtu (25/2/2012). "Saya berjanji mempertahankan kesatuan negara, kemandirian, dan integritas teritorial," katanya.
Abdrabuh Mansour Hadi sebelumnya adalah Wakil Presiden Yaman. Ia menggantikan pejabat lama Ali Abdullah Saleh yang memerintah sejak 1978.
Abdrabuh Mansour Hadi sebelumnya adalah Wakil Presiden Yaman. Ia menggantikan pejabat lama Ali Abdullah Saleh yang memerintah sejak 1978.
Dalam pidatonya, Mansour Hadi juga menjanjikan kepada rakyat Yaman membuka dialog dengan semua kekuatan politik, memulihkan keamanan negara serta membangun perekonomian lebih baik.