KAIRO, KOMPAS.com - Calon presiden terkemuka Mesir terluka dalam apa yang tampaknya pembajakan mobil di Kairo, Kamis (23/2/2012), kata manajer kampanyenya dan polisi. Peristiwa itu seakan menegaskan peningkatan kejahatan setahun setelah negara itu dilanda pemberontakan.
Tokoh Islamis Abulmoneim Abul Fotouh itu menderita gegar otak setelah tiga laki-laki bersenjatakan senapan menyerangnya di jalan lingkar Kairo dan mencuri mobilnya, kata manajer kampanye Ali al-Bahnasawy kepada wartawan. Staf kampanyenya mengatakan dalam satu pernyataan, bahwa Abul Fotouh terluka oleh pukulan di kepala dengan menggunakan gagang senapan ketika ia mencoba membela sopirnya.
Sopir itu sendiri juga cedera, kata seorang pejabat polisi tanpa merinci luka-lukanya. Abul Fotouh kembali dari acara kampanye di utara ibu kota ketika perampokan terjadi.
Abul Fotouh, mantan anggota senior gerakan Ikhwanul Muslimin, dianggap sebagai salah satu kandidat populer dalam pemilu, yang akan diselenggatakan pada akhir Juni.
Polisi telah melaporkan lonjakan kejahatan setelah pemberontakan yang menggulingkan Presiden Hosni Mubarak satu tahun lalu. Kantor polisi pun dijadikan target serangan di seluruh negara. Para pengemudi kendaraan bermotor menyampaikan keluhan atas meningkatnya pembajakan mobil di jalan lingkar Kairo.
